PROFESI-UNM.COM – Bulan puasa adalah momen yang tepat untuk menjalankan program diet sehat karena pola makan yang lebih teratur dan terkontrol. Banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan saat puasa karena makan berlebihan saat berbuka dan sahur tanpa kontrol.
Dengan strategi yang tepat, Anda bisa menurunkan berat badan sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.
Kunci utama diet saat puasa adalah mengatur porsi makan saat berbuka dan sahur agar tidak berlebihan meski lapar seharian. Mulailah berbuka dengan makanan manis alami seperti kurma dan air putih untuk mengembalikan energi secara bertahap tanpa shock.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hindari langsung makan berat dalam porsi besar karena akan membuat perut kembung dan metabolisme tubuh terganggu nantinya.
Terapkan pola makan seimbang dengan komposisi karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat di setiap waktu makan. Pilih nasi merah, roti gandum, atau oatmeal sebagai sumber karbohidrat yang lebih lambat dicerna dan membuat kenyang lebih lama.
Perbanyak konsumsi sayur dan buah saat berbuka dan sahur untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat harian. Hindari gorengan, makanan berminyak, dan makanan manis berlebihan yang hanya menambah kalori tanpa nutrisi berarti bagi tubuh.
Pola Minum Air Putih saat Bulan Ramadan
Minum air putih minimal 8 gelas dalam rentang waktu berbuka hingga sahur dengan pola 2-4-2 untuk mencegah dehidrasi. Pola 2-4-2 artinya 2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah tarawih, dan 2 gelas saat sahur. Hindari minuman manis, bersoda, atau berkafein tinggi karena justru membuat tubuh lebih cepat haus dan dehidrasi keesokan harinya.
Jangan melewatkan sahur karena ini adalah waktu penting untuk mengisi energi dan mempersiapkan tubuh berpuasa seharian penuh.
Tetap aktif bergerak dan olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga 30 menit sebelum berbuka untuk membakar kalori. Olahraga saat puasa sebaiknya tidak terlalu berat agar tidak lemas dan dehidrasi sebelum waktunya berbuka tiba.
Kontrol porsi makan dengan menggunakan piring kecil dan makan perlahan agar otak punya waktu mengirim sinyal kenyang ke tubuh. Makan terlalu cepat membuat Anda tidak sadar sudah makan terlalu banyak dan kalori berlebih masuk ke tubuh. (*)
*Reporter: St. Masyita Rahmi







