Perayaan Idul Adha Perkuat Nilai Gotong Royong di Masyarakat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Satu Keluarga Membuat Lontong Ketupat untuk Persiapan Lebaran Idul Adha, (Foto: Int.)

Potret Satu Keluarga Membuat Lontong Ketupat untuk Persiapan Lebaran Idul Adha, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi momentum ibadah bagi umat Muslim. Akan tetapi, juga memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat. Tradisi tersebut terlihat dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban yang warga lakukan bersama-sama.

Sejak pagi hari setelah pelaksanaan salat Id, masyarakat mulai berkumpul di masjid maupun lokasi penyembelihan hewan kurban. Warga saling membantu dalam proses penimbangan, pemotongan, hingga pendistribusian daging kurban kepada penerima.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan yang masih terjaga dalam perayaan Idul Adha. Tidak sedikit masyarakat yang secara sukarela terlibat sebagai panitia kurban tanpa menerima imbalan.

Selain itu, pembagian daging kurban juga mampu mempererat hubungan sosial antarwarga. Daging kurban dibagikan secara merata kepada masyarakat, terutama warga kurang mampu dan lingkungan sekitar.

Pada sejumlah daerah, tradisi Idul Adha juga ramai dengan kegiatan makan bersama dan silaturahmi keluarga. Momentum tersebut masyarakat manfaatkan untuk memperkuat hubungan kekeluargaan setelah rangkaian ibadah selesai umat muslim laksanakan.

Baca Juga Berita :  Tips Menghadapi Interview Kerja agar Lebih Percaya Diri

Perayaan Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim yang menunjukkan ketaatan kepada Allah dengan kesediaannya mengorbankan Nabi Ismail. Kisah tersebut kemudian menjadi simbol keikhlasan dan pengorbanan dalam ajaran Islam.

Melalui semangat gotong royong dan berbagi, Idul Adha menjadi salah satu perayaan keagamaan yang tidak hanya memiliki nilai spiritual. Akan tetapi, juga memperkuat solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat. (*)

*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar

Berita Terkait

Tips Jitu Mahasiswa Hindari Makanan Pemicu Gas Penyebab Perut Kembung
Cara Daftar Kuliah, Kenali Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Sejak Awal
Mahasiswa Baru Mulai Persiapkan Perlengkapan Kuliah Menjelang Tahun Ajaran Baru
Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN
Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu
Awali Hidup Sehat dari Sekarang, Ini Lima Langkah yang Bisa Dilakukan
Mengenal Sistem SKS, KRS, dan IPK Panduan Awal bagi Mahasiswa Baru
Jangan Sampai Tertinggal, Berikut Perlengkapan Penting untuk KKN
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:09 WITA

Tips Jitu Mahasiswa Hindari Makanan Pemicu Gas Penyebab Perut Kembung

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:54 WITA

Cara Daftar Kuliah, Kenali Tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Sejak Awal

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:49 WITA

Mahasiswa Baru Mulai Persiapkan Perlengkapan Kuliah Menjelang Tahun Ajaran Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:39 WITA

Hal yang Sering Menjadi Kendala Mahasiswa Saat KKN

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:28 WITA

Perubahan Suhu Udara Tingkatkan Risiko Flu

Berita Terbaru

Ilustrasi mahasiswa yang sedang mencari kos, (Foto: AI.)

Berita Wiki

Tips Memilih Kos yang Nyaman bagi Mahasiswa Baru

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:15 WITA

Potret Wakil Rektor 1 dalam Sambutannya, (Foto: Nurul Aenun Mardia)

Akademik

UNM Buka Program Fast Track, Dukung Percepatan Studi Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 - 23:01 WITA

Potret Hery Andika Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Langkah Konsisten Menuju Predikat Wisudawan Terbaik FIP

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:50 WITA