PROFESI-UNM.COM — Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu program utama dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Makassar Komisariat Parangtambung dan Gunung Sari Universitas Negeri Makassar (UNM). Di Dusun Mangkulande, Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur pada Senin (25/5).
Dengan membawa semangat tri medan pelayanan, kegiatan ini difokuskan agar dapat memberi dampak kepada masyarakat. Salah satu item kegiatan yang ada dalam kegiatan bakti sosial adalah pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan sesuatu yang benar-benar berdampak bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian kami,” ujar Rafael Ezra Kadang, selaku panitia pelaksana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang ke lokasi pemeriksaan yang dipusatkan di Gereja GKST Bahtera Kasih Mangkulande.
“Kami melihat masyarakat sangat antusias, mereka berbondong-bondong datang ke posko untuk memeriksakan kesehatannya. Ini menunjukkan bahwa layanan seperti ini memang sangat masyarakat butuhkan,” lanjutnya.
Berbagai Layanan Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa jenis pemeriksaan yang ada meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, tekanan darah, asam urat, serta pemeriksaan kesehatan dasar lainnya. Layanan tersebut tidak hanya bagi lansia, tetapi juga terbuka bagi seluruh Masyarakat.
“Adapun bentuk-bentuk pemeriksaan yang oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu lakukan berupa cek gula darah,kolesterol,tekanan, asam urat dan lain sebagainya,” tambahnya.
Selain layanan kesehatan, kegiatan bakti sosial ini juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dan warga saling berbaur, bertukar cerita, dan membangun kedekatan emosional.
Terakhir ia, menuturkan bahwa suasana kebersamaan yang terjalin menjadi nilai tersendiri dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal ini sejalan dengan semangat GMKI dalam membangun persatuan di tengah masyarakat.
“Momentum ini bukan hanya soal kegiatan sosial, tetapi juga bagaimana kami bisa membangun kebersamaan dengan masyarakat. Ini sejalan dengan slogan GMKI, Ut Omnes Unum Sint, agar semua menjadi satu,” tutupnya. (*)
*Reporter: Yusri Saputra







