Ini Tanggapan Masyarakat Terhadap Aksi Mahasiswa Tolak RUU Bermasalah

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 30 September 2019 - 07:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Massa aksi mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali turun kejalan dan menuntut dicabutnya RUU yang tidak pro rakyat. Aksi tersebut berlangsung di depan gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (30/9).

Berlangsungnya aksi ini membuat masyarakat menuai tanggapan yang positif namun ada juga tanggapan negatif. Salah satunya menyetujui segala bentuk tuntutan yang disampaikan oleh massa aliansi UNM. Sebagian masyarakat memberikan tanggapan sebagai bentuk tidak menyetujui adanya aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa.

Baca Juga Berita :  Jurusan PTSP FT UNM Tak Punya Lab Komputer

Rusli, salah satu masyarakat yang bekerja sebagai pedagang asongan memberikan tanggapan yang positif. Dirinya mengaku bahwa orasi yang dilakukan oleh para mahasiswa sangat mewakili dari suara rakyat yang tidak menyetujui Undang-undang yang dibuat oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat setuju dengan adanya aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa, ini merupakan salah satu bentuk keadilan pemerintah pusat terhadap rakyat,” katanya saaat diwawancarai.

Sementara itu, Maryam salah satu masyarakat yang juga bekerja sebagai pedagang asongan ini memberikan tanggapan negatif terhadap aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa.

Baca Juga Berita :  Aksi Hari Sumpah Pemuda, BEM FT Layangkan Tujuh Tuntutan Ini

“Sebenarnya, aksi ini bagus karena mewakili masyarakat demi meminta keadilan kepada para DPR. Namun, saya tidak mendukung apabila mahasiswa dan aparat kepolisian mengakhiri aksi tersebut dengan tindakan yang merugikan yang bisa membahayakan nyawa orang lain,”katanya.

Mereka berharap agar aksi yang terjadi bisa berakhir dengan hangat antara mahasiswa dan aparat kepolisian.

*Reporter : Arwinda Al Muntaz

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Potret Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Saat Mengukuhkan Angkatan 2024, (Foto: Muh Apdal Adriansyah)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Justicia Warnai Inaugurasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan 2024

Senin, 20 Apr 2026 - 20:51 WITA

Surat Edaran tentang Pelaksanaan UTBK-SNBT UNM 2026, (Foto: Int)

Tak Berkategori

Aktivitas Kampus Sementara Dihentikan Selama UTBK-SNBT 

Senin, 20 Apr 2026 - 19:34 WITA

Potret Andi Nabila Aini A. Wisudawan terbaik FSD periode April 2026, (Foto: Ist).

Fakultas Seni dan Desain

Wisudawan Terbaik FSD Tekankan Pentingnya Manajemen Waktu dalam Berkarya

Senin, 20 Apr 2026 - 19:20 WITA