PROFESI-UNM.COM – Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2024 menggelar panggung ekspresi drama di Gedung Radio Republik Indonesia (RRI), Minggu (17/05).
Koordinator Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Nensilianti
menyampaikan bahwa pementasan ini merupakan implementasi nyata dari teori yang mahasiswa dapatkan di bangku perkuliahan. Proses panjang tersebut dinilai bukan sekadar tontonan hiburan belaka.
“Pementasan drama ini bukan sekadar tontonan atau hiburan semata, melainkan ini merupakan wujud dari proses belajar yang panjang. Ini adalah implementasi nyata dari mata kuliah Apresiasi Prosa Fiksi dan Drama,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui pementasan ini mahasiswa belajar menginternalisasi karakter dan mengelola panggung. Kerja sama tim juga menjadi poin penting dalam menyampaikan pesan cerita.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu memahami teks, tetapi juga bagaimana menginternalisasi karakter dan bekerja sama dalam tim, dan yang paling penting adalah bagaimana menyampaikan pesan moral yang terkandung di dalam cerita tersebut kepada para penonton,” jelasnya.
Terakhir, dia memberikan apresiasi kepada dosen pengampu, Ridwan, atas kesabarannya dalam membimbing mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada dosen pengampu mata kuliah, Bapak Ridwan yang telah dengan sabar membimbing adik adik mahasiswa hingga bisa tampil pada malam ini, semoga malam ini memberikan kesan yang mendalam dan hiburan yang bermanfaat bagi kita semua,” tutupnya. (*)
*Reporter: Muhammad Syarief







