Mahasiswa Soroti Sanksi Timpang Kasus Jual Beli Nilai

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret orasi mahasiswa teknik desak tindakan tegas terhadap kasus jual beli nilai di UNM, (Foto:Angnis Arimayanti)

Potret orasi mahasiswa teknik desak tindakan tegas terhadap kasus jual beli nilai di UNM, (Foto:Angnis Arimayanti)

 

PROFESI-UNM.COM-Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali turun ke jalan, namun kali ini bukan hanya untuk menuntut pencopotan pimpinan ICT, tetapi juga untuk menyoroti ketimpangan dalam pemberian sanksi atas skandal jual beli nilai yang mencuat di kampus mereka.

Dalam aksi yang berlangsung baru-baru ini, Munkar mahasiswa Teknik Mesin menyampaikan bahwa pihak kampus telah memberlakukan sanksi secara tidak merata. Beberapa mahasiswa yang terbukti membeli nilai menerima hukuman tegas, sedangkan yang lainnya  hanya mendapatkan sanksi mengulang mata kuliah tanpa konsekuensi serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sanksinya tidak merata. Ada yang dihukum berat, ada yang justru diberikan keringanan. Ini bentuk ketidakadilan yang kami lawan,” ujarnya

Sistem Dinilai Tidak Selektif dan Tidak Tegak Lurus

Baca Juga Berita :  Ini Empat Tuntutan BEM FIS UNM Saat Unjuk Rasa

Munkar menambahkan bahwa cara kampus menangani kasus ini justru memperlihatkan bahwa sistem penyelesaiannya tidak selektif. Ia mengungkapkan bahwa surat resmi dari pihak kampus justru menyarankan mahasiswa yang merasa pernah membeli nilai untuk melapor dan memprogram ulang mata kuliah tanpa sanksi.

“Yang melapor justru bebas dari hukuman. Padahal ada teman-teman yang sudah terkena sanksi berat tanpa ruang klarifikasi. Ini keputusan yang tidak tegak lurus dan sangat tidak adil,” tegasnya.

Menurutnya, fakta bahwa ada mahasiswa yang bahkan ditawari “diskon” saat membeli nilai menunjukkan bahwa praktik ini tidak berdiri sendiri. “Penjual sudah punya data. Mereka tahu siapa yang nilainya bermasalah, lalu menghubungi dan menawarkan jasa. Dari mana mereka dapat data kalau bukan dari sistem internal kampus?” ujarnya curiga.

Baca Juga Berita :  Ketua MPA Trisula FIS-H Usung Gerakan Berbasis Integritas dan Dampak Nyata

Mahasiswa Minta Kampus Usut Semua Pihak Tanpa Tebang Pilih.

Dalam orasinya, mahasiswa juga meminta kampus tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga mengusut semua oknum yang terlibat, termasuk dari kalangan dosen dan pegawai. Mereka menganggap sistem telah gagal melindungi integritas akademik, dan menilai kampus berusaha menutup-nutupi fakta dengan menanggung beban hanya kepada mahasiswa.

“Yang kena sanksi cuma mahasiswa, padahal mustahil praktik sebesar ini berjalan tanpa bantuan dari dalam. Kita tuntut pelaku dan usut semua, tak peduli jabatan atau posisi,” serunya.

Mahasiswa menilai bahwa proses hukum internal kampus telah kehilangan objektivitas. Mereka mendesak agar universitas menyusun sistem penanganan pelanggaran akademik yang adil, transparan, dan tidak berpihak.(*)

*Reporter: Angnis Arimayanti

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Berita Terbaru

Flyer Pemilihan Duta Kampus 2026 Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Fakultas Psikologi

Pemilihan Duta Kampus Fakultas Psikologi 2026 Dibuka untuk Mahasiswa

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:07 WITA

Potret Penyerahan Hadiah Juara Kepada Tim Lokalabs, (Foto: Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Raih Juara 1, Tim Lokalabs Sebut Penentuan Konsep Jadi Tantangan Awal APBISDI 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 23:00 WITA

Pamflet Pendaftaran Olympic Of Statistics 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Pendaftaran Gelombang II Olympic of Statistics 2026 Resmi Dibuka

Minggu, 28 Jun 2026 - 22:48 WITA

Pengumuman Pemenang Juara 1 Kategori UI/UX Design Ajang APBISDI 2026, (Foto: Ist)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Tim Lokalabs Prodi Bisnis Digital Raih Juara 1 UI/UX Design APBISDI 2026

Sabtu, 27 Jun 2026 - 23:13 WITA