WD II FIP UNM Tanggapi Pemadaman Listrik di Sejumlah Gedung Kampus

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Ansar Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, (Foto: Ist.)

Potret Ansar Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Ansar selaku Wakil Dekan II (WD 2) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan tanggapan terkait dengan matinya listrik dibeberapa bangunan yang ada di kampus pendidikan tersebut. Hal ini ia sampaikan pada saat ditemui oleh kru Profesi di ruangannya pada hari Kamis, (16/10).

Ansar menjelaskan bahwa peningkatan penggunaan peralatan listrik menjadi salah satu penyebab utama terganggunya aliran listrik di beberapa gedung FIP.

“Banyak tambahan peralatan listrik, ada beberapa gedung yang tadinya tidak punya AC di ruang kelas, sekarang ini sudah ada AC-nya,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa sebelumnya sebagian ruangan hanya menggunakan kipas angin, namun kini seluruh ruangan telah beralih ke penggunaan AC.

“Dulu, ada beberapa ruangan yang hanya pakai kipas, sekarang sudah semua pakai AC,” ujarnya.

Selain itu, perubahan jenis AC yang digunakan juga berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan daya listrik.

“Yang kedua, tadinya ada yang cuma AC gantung karena besar ruangannya kita ganti jadi AC duduk, jadi bertambah juga daya listrik,” terang Ansar.

Baca Juga Berita :  Dosen FIS-H Lecehkan Mahasiswa, Korban Alami Trauma Berat

WD II FIP UNM Tanggapi Pemadaman Listrik

Lebih lanjut ia katakan pihak fakultas pun telah melakukan penambahan daya dan gardu, namun persoalan muncul setelah pergantian besar-besaran unit AC dilakukan.

“Kemudian ditambahlah daya, jadi kami sudah penambahan daya, ada penambahan gardu. Ternyata penambahan gardu, ini tahun diganti lagi semua AC yang rusak berat. Yang tadinya satu PK, karena dianggap tidak dingin maka diganti jadi dua PK semua,” lanjutnya.

Ansar juga menjelaskan akibat penggunaan yang tidak seimbang, sejumlah komponen kelistrikan mengalami kerusakan.

“Akhirnya apa yang terjadi, tidak seimbang penggunaan, banyak kabel yang terbakar, banyak MCB yang terbakar, makanya harus diganti semua. Kan kalau diganti tidak bisa hanya satu dua hari diganti, harus diajukan dulu. Kalau saya pribadi boleh saya langsung ganti, tapi itu kan uang negara,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa pihak universitas kini tengah menangani permasalahan tersebut.

“Tapi selalu saya umumkan di grup dosen bahwa ini sementara proses, jadi sekarang sudah ditangani oleh universitas,” katanya.

Baca Juga Berita :  Gaji Tidak Cair, ASN Laporkan Rektor dan WR 2 UNM Atas Dugaan Tindak Pindana Korupsi

Ansar juga menyebut bahwa proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu.

“Kita dikasih waktu sekitar tiga minggu lagi untuk penyelesaian ini karena harus ada pengadaan materialnya, kabel-kabelnya, tiangnya juga mau dilepas semua karena sudah terbakar semua,” ujarnya sambil menunjukkan area parkiran di samping ruangannya.

Ansar mengaku turut prihatin dengan kondisi mahasiswa yang kesulitan menjalani perkuliahan akibat gangguan listrik tersebut.

“Saya juga minta kepastian, karena orang kuliah ini saya lihat tersiksa karena tidak ada listrik di beberapa ruangan,” tuturnya.

Ia menutup dengan menyampaikan bahwa pihak teknis telah menjadwalkan perbaikan secara menyeluruh.

“Tim teknis perencanaan mengatakan tiga minggu ke depan akan mulai baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, banyaknya keluhan mahasiswa terkait dengan padamnya listrik yang terjadi dibeberapa ruangan yang ada di FIP UNM. Hal tersebut telah berlangsung selama dua minggu. (*)

*Reporter: Ibnu Qayyum Abdullah.

Berita Terkait

Dosen FIS-H Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Seksual
Dosen FISH Terdakwa Pelaku Pelecehan Seksual ke Mahasiswa Dituntut 6 Tahun Penjara
Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus
Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62
Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset
Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa
Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional
Pasca Pemberhentian, Mantan Presiden BEM Suarakan Integritas, Independensi, dan Idealitas Mahasiswa
Berita ini 271 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:01 WITA

Dosen FIS-H Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Seksual

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dosen FISH Terdakwa Pelaku Pelecehan Seksual ke Mahasiswa Dituntut 6 Tahun Penjara

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:47 WITA

Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:40 WITA

Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WITA

Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA