Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flyer Penipuan Layanan Pekerti Batch 62 yang Beredar, (Foto: Ist.)

Flyer Penipuan Layanan Pekerti Batch 62 yang Beredar, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Nama Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi dicatut oknum tidak bertanggung jawab untuk lakukan penipuan. Oknum tersebut mengedit flyer program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) yang menjadi salah satu persyaratan sertifikasi dosen.

Dalam flyer tersebut, oknum menampilkan seolah-olah kegiatan resmi dari UNM dengan mencantumkan identitas lembaga, yakni Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran serta Pusat Layanan PEKERTI, AA, CE, dan LS UNM. Flyer itu juga memuat judul “Layanan Pekerti Batch 62” dengan slogan “Terima Beres | Langsung Konek ke Sister”.

Lebih lanjut, flyer tersebut merinci proses layanan yang diklaim sangat sederhana. Mulai dari peserta hanya perlu melakukan pembayaran, melengkapi data pendaftaran, hingga seluruh proses pengurusan Pekerti/AA ditangani penuh oleh tim dengan sistem “terima beres”. Bahkan mencantumkan informasi pembukaan pada 25 Maret 2026 dengan kuota terbatas 50 peserta, biaya pendaftaran sebesar Rp1.100.000, serta nomor layanan konsultasi melalui WhatsApp.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Peningkatan Pembelajaran (LP2MP) UNM, Ismarli Muis menegaskan flyer tersebut merupakan penipuan. Ia mengatakan program Pekerti di UNM tidak pernah dilakukan secara instan. Akan tetapi, wajib melalui tahapan pelatihan, baik secara daring maupun luring.

Baca Juga Berita :  Penarikan dan Penutupan KKN Kebangsaan: Dua Mahasiswa UNM Kembali ke Kampus

“Ini penipuan. Tidak ada program pekerti langsung beres. Semua lewat pelatihan. Pembayarannya juga melalui rekening kampus,” tegasnya.

Selain itu, Ismarli menjelaskan program Pekerti di UNM saat ini belum terjadwal kembali, mengingat sesi terakhir baru saja selesai pada 16 Maret lalu. Ia juga menyebut pihaknya telah mengidentifikasi oknum yang mereka duga mencatut nama Plt Rektor UNM dalam upaya penipuan tersebut.

“Pekerti batch berikutnya belum terjadwal. Jadi kalau ada yang membuka pendaftaran 25 Maret ini, tentu hoaks,” jelasnya. (*)

*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa

Berita Terkait

Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus
Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset
Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa
Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional
Pasca Pemberhentian, Mantan Presiden BEM Suarakan Integritas, Independensi, dan Idealitas Mahasiswa
IPPM Pangkep Koordinator UNM Soroti Ketimpangan Pendidikan Daerah
Breaking News: Tak Penuhi Unsur Pidana, Kasus Dugaan Pornografi Karta Jayadi Dihentikan
ZM Bacakan Pledoi, Minta Majelis Hakim Jatuhkan Putusan Seringan-ringannya
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:47 WITA

Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:40 WITA

Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WITA

Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:15 WITA

Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:19 WITA

Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional

Berita Terbaru

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Merancang Strategi Wirausaha, (Foto: Int)

wiki

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WITA