Tolak Omnibus Law, Ini 4 Pernyataan Sikap Aliansi Geram

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Lembaga Kemahasiswaan (LK) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam aliansi Gerakan Rakyat Makassar (Geram) melayangkan beberapa tuntutan dan pernyataan sikap dalam aksi penolakan terhadap Omnibus Law dan Undang-undang (UU) Cipta Kerja. Selasa, (20/10).

Aliansi Geram yang tergabung dari KPA Sulsel, SP Anging Mamiri, SPN, GSBN, FPBN, KAMIPARHO, SP Danamon, Makar x Pakar, Almaun, LK-UNM, Format, Forwa, SWWK, KPR, SJPM, GRD, LMND, SP PPI, Gemari Malut, Simposium, Walhi Sulsel, Wanapalih, SP MTS, dan Kobar melakukan aksi di bawah jembatan Fly Over Jl. AP. Pettarani.

Baca Juga Berita :  [FOTO] Aksi Mahasiswa dalam Rangka Hari Hak Asasi Manusia

Selain menyampaikan aspirasi, mereka juga membagikan selebaran kepada masyarakat mengenai penolakannya yaitu, ‘Omnibus Law Cipta kerja, Penghianatan Tertinggi Konstitusi – Mandat Rakyat Oleh Rezim Oligarki Kapitalis’. Di dalamnya juga berisi 4 tuntutan dan pernyataan sikap, yakni:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Menolak Omnibus Law Cipta Kerja.
  2. Mendorong perlawanan seluruh elemen rakyat tolak Omnibus Law sampai batal.
  3. Mosi tidak percaya kepada rezim kapitalis oligarki Jokowi Ma’ruf Amin.
  4. Perlawanan atas tindakan kekerasan, intimidasi, kriminalisasi, teror dan pembungkaman kebebasan berbicara dam berserikat serta pengerahan kekuatan berlebih (Excessive Use of Force) dalam penanganan-penanganan aksi langsung di jalan, di kampus di kawasan industri yang dilakukan oleh negara terhadap rakyat sipil. (*)
Baca Juga Berita :  Buntut Bentrok, Kaca Pinisi Rusak Parah

*Reporter: Muhammad Rezky

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA