Jejak Sejarah Perantauan Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

Ilutsrasi Timeline Sejarah Perantauan Mahasiswa (Foto: Ai).

PROFESI-UNM.COM – Tradisi menyewa kamar atau yang lebih dikenal dengan kosan, bukan sekadar fenomena tahunan yang memicu perputaran uang di sekitar area kampus menjelang tahun ajaran baru. Namun, di balik itu terdapat narasi sejarah yang panjang.

Jejak awal sewa mahasiswa dapat ditarik hingga awal abad ke 20. Ketika pemerintah kolonial Belanda mendirikan sekolah tinggi di kota besar seperti Batavia dan Bandung.

Kala itu, pelajar pribumi yang berdatangan dari berbagai daerah luar pulau mulai mengadopsi sistem indekos. Istilah tersebut berasal dari bahasa Belanda indekost yang berarti tinggal dan makan di rumah pemilik rumah.

Pada masa itu, biaya untuk indekos tergolong sangat mewah dan eksklusif karena hanya bisa dijangkau oleh anak kalangan bangsawan atau pegawai tinggi.

Situasi ini berubah drastis setelah Indonesia merdeka dan memasuki dekade 1950-an, di mana gelombang pendirian universitas negeri memicu ledakan jumlah perantau akademik.

Puncaknya, pada era orde Baru sekitar dekade 1970-an hingga 1980-an, kawasan di sekitar kampus besar secara masif bertransformasi menjadi pusat pemukiman padat.

Baca Juga Berita :  Rektor UNM Perpanjang SFH Hingga Akhir Semester Genap Berakhir

Perjuangan mahasiswa rantau di masa ini mulai membentuk subkultur baru, di mana kosan tidak lagi sekadar tempat tidur melainkan ruang diskusi dan konsolidasi gerakan mahasiswa.

Barulah pada awal dekade 2010-an, perlindungan terhadap kenyamanan dan privasi penyewa mulai diperkuat seiring bergeser selera generasi muda.

Pemilik kos kini dituntut untuk memberikan transparansi aturan dan fasilitas baku. Hal tersebut guna memastikan pengalaman merantau para pencari ilmu berjalan lebih aman dan suportif. (*).

*Reporter: Muhammad Syarief

Berita Terkait

Kelola Uang dengan Cerdas Tanpa Mengurangi Produktivitas
Tips Mahasiswa Jalani Detoks Digital Selama Libur Kuliah
Strategi Bagi Mahasiswa Memulihkan Kesehatan Setelah Aktivitas Padat
Manfaat Jalan Kaki Rutin bagi Kesehatan Tubuh
Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya
Tips Menjaga Kesehatan Mental di Bangku Kuliah
Kenali Jenis-Jenis Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus
Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan Mahasiswa
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:43 WITA

Kelola Uang dengan Cerdas Tanpa Mengurangi Produktivitas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:51 WITA

Tips Mahasiswa Jalani Detoks Digital Selama Libur Kuliah

Senin, 27 Juli 2026 - 22:02 WITA

Strategi Bagi Mahasiswa Memulihkan Kesehatan Setelah Aktivitas Padat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:25 WITA

Manfaat Jalan Kaki Rutin bagi Kesehatan Tubuh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:27 WITA

Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya

Berita Terbaru

Ilustrasi Mahasiswa Mencatat Anggaran Bulanan, (Foto: Int.)

wiki

Kelola Uang dengan Cerdas Tanpa Mengurangi Produktivitas

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:43 WITA

Potret Dekan FT Bersama PLt. Rektor UNM Menanam Pohon Bersama, (Foto: Ist.)

Kampus

PLt Rektor Dorong Budaya Mapaccing Sejak Mahasiswa Baru

Selasa, 4 Agu 2026 - 22:31 WITA