PROFESI-UNM.COM — Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan bersama Ikatan Duta Bahasa Sulawesi Selatan gelar Sosialisasi Lokakarya Penulisan Esai bagi Generasi Muda Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan keterampilan menulis generasi muda, khususnya mahasiswa. Berlangsung di Ruang Senat FBS UNM pada Rabu (3/6).
Suharyanto selaku Ketua Tim Kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan serta Syamsu Rijal, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar, membuka kegiatan tersebut melalui sambutan. Iffah Muthmainnah, Terbaik IV Duta Bahasa Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat 2024, memandu jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Syamsu Rijal mengapresiasi Balai Bahasa Sulawesi Selatan yang terus menjalin kolaborasi dengan FBS UNM melalui berbagai program pengembangan bahasa dan literasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Fakultas Bahasa dan Sastra senantiasa mendukung seluruh aktivitas kreatif mahasiswa. Tahun ini, fakultas juga telah menyiapkan dukungan bagi mahasiswa yang ingin mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan prestasi di luar kampus. Kami berharap mahasiswa dapat fokus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Syamsu Rijal juga menekankan pentingnya keberanian untuk memulai dalam proses berkarya, termasuk dalam bidang kepenulisan. Menurutnya, kemampuan menulis tidak lahir secara instan, tetapi tumbuh melalui latihan dan keberanian untuk mencoba.
“Yang paling penting adalah berani untuk memulai. Jangan selalu mengatakan saya tidak mampu atau saya tidak bisa. Semua kesuksesan berasal dari keberanian untuk memulai. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar dan mengembangkan kemampuan menulis,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterampilan menulis merupakan bagian penting dari kemampuan berbahasa yang perlu generasi muda asah secara berkelanjutan. Melalui lokakarya ini, peserta dapat menghasilkan esai yang berkualitas dan berdaya saing.
“Jangan hanya datang kuliah, tetapi bagaimana Anda bisa mengukir prestasi. Kegiatan seperti ini dapat menjadi bekal penting, bahkan menjadi nilai tambah ketika melamar beasiswa maupun mengikuti berbagai program pengembangan diri di tingkat nasional,” tambahnya. (*)
*Reporter: Muhammad Nasruddin







