Strategi Efektif Mengatur Program Kerja MBKM bagi Mahasiswa

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret saat konsultasi program kerja bersama guru pamong, (Foto: Ist.)

Potret saat konsultasi program kerja bersama guru pamong, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM — Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberi kesempatan mahasiswa belajar di luar program studi melalui asistensi mengajar, magang, riset, hingga proyek kemanusiaan. Program ini diinisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa secara kontekstual dan aplikatif. Agar berhasil, mahasiswa perlu menyusun program kerja secara sistematis.

Pertama, pahami pedoman dan capaian pembelajaran kampus. Mahasiswa harus mengetahui target output, durasi kegiatan, serta indikator keberhasilan. Selanjutnya, lakukan analisis kebutuhan di lokasi penempatan. Observasi awal membantu mengenali masalah dan potensi yang dapat dikembangkan.

Baca Juga Berita :  28 Mahasiswa UNM Ikuti Seleksi Tahap II Olimpiade Nasional MIPA PT 2019

Kemudian, susun program kerja yang relevan, terukur, dan berdampak nyata. Rencana mencakup latar belakang, tujuan, sasaran, jadwal, anggaran, dan indikator keberhasilan. Koordinasi dengan dosen pembimbing serta mitra lapangan memastikan program sesuai kebutuhan dan kebijakan.

Selain itu, manajemen waktu penting. Mahasiswa harus membuat timeline kegiatan dan membagi tugas tim dengan jelas. Di akhir pelaksanaan, evaluasi dan laporan reflektif menjadi sarana pembelajaran serta bukti pertanggungjawaban.

Dengan perencanaan matang dan koordinasi baik, program kerja MBKM dapat terlaksana efektif dan memberi manfaat nyata bagi mahasiswa serta mitra. (*)

*Reporter: Rahmadani

Berita Terkait

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus
Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum
Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS
Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital
Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja
Pengurus Perempuan HMPS Seni Tari Kelola Kegiatan Hari Tari Dunia
Asia Ramli Soroti Perjalanan dan Tantangan Jurnalistik di Harlah ke-50 LPM Profesi
HIMATIK Gelar Ice Skill-Up 2026, Fokus Kembangkan Skill dan Kebersamaan.
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:28 WITA

Strategi Mahasiswa Berwirausaha di Tengah Dunia Kampus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:46 WITA

Menakar Kapasitas Pemimpin: 5 Langkah Memantaskan Diri Menjadi Ketua Umum

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:39 WITA

Meskipun Aktif Berorganisasi, Mahasiswa Tetap Harus Maksimalkan Persiapan UAS

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:30 WITA

Cara Bijak Mahasiswa Menggunakan Media Sosial di Era Digital

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WITA

Pengaruh Beauty Content TikTok terhadap Kepercayaan Diri Remaja

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA