PROFESI-UNM.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Senin (8/9).
Aksi tersebut menyoroti kasus dugaan pelecehan yang menyeret nama Rektor, dengan tuntutan utama pencopotan dari jabatan.
Dalam aksi tersebut mahasiswa mendesak agar kepolisian segera mengambil langkah tegas dalam penanganan kasus ini serta menuntut pihak kampus bersikap transparan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam penanganan kasus.
“Kasus ini akan ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami pastikan prosesnya transparan dan objektif sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar perwakilan kepolisian saat berdialog dengan mahasiswa.
Ia juga menambahkan bahwa hasil perkembangan kasus tersebut akan di umumkan.
“Untuk pengumuman kepada publik, hal ini akan dibicarakan bersama pimpinan, dan keputusan akan disampaikan langsung oleh pimpinan kami,” tegasnya.
Terakhir, BEM FT menegaskan akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga kasus ini benar-benar mendapat kejelasan dan rasa keadilan ditegakkan.(*)
*Reporter: Rahmadani







