Dosen BK FIP Hadirkan Program Psikoedukasi Career Hope Anak Migran Indonesia di Malaysia

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Saat Pemberian Program Pengabdian Kepada Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. (Foto: Ist.)

Potret Saat Pemberian Program Pengabdian Kepada Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Tim dosen Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali membawa program pengabdian ke tingkat Internasional melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Malaysia. Program ini terlaksana di Sanggar Bimbingan Sungai Buloh, Selangor, Malaysia, pada (12-15/5).

Kegiatan ini hadir sebagai respons nyata atas kondisi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang selama ini hidup di tengah keterbatasan. Mayoritas dari mereka tinggal di kawasan perkebunan dan daerah terpencil dengan akses pendidikan yang minim, sumber belajar yang terbatas, serta dukungan psikososial yang jauh dari memadai.

Program ini dipimpin langsung oleh Akhmad Harum bersama empat dosen BK FIP UNM lainnya, yakni Maslina, Qawiyyan Fitri, M. Fiqri Syahril, dan Salmiati. Sejumlah mahasiswa turut dilibatkan sebagai fasilitator lapangan untuk mendukung jalannya psikoedukasi dan pendampingan peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di lapangan, tim mengetahui bahwa anak-anak PMI di CLC Sabah menghadapi berbagai persoalan mendasar. Rendahnya motivasi belajar, lemahnya resiliensi terhadap tekanan sosial dan akademik, serta belum adanya orientasi masa depan yang jelas menjadi tantangan utama yang mendorong tim untuk merancang intervensi yang tepat sasaran.

Baca Juga Berita :  Fakultas Psikologi UNM Kukuhkan Mahasiswa Angkatan 2024

Program Psikoedukasi Career Hope

Menjawab kondisi tersebut, tim pengabdian merancang program Psikoedukasi Career Hope berbasis experiential learning, yang menempatkan peserta aktif dalam proses belajar. Sejak Awal rancangan, program ini bertujuan membantu peserta memetakan tujuan masa depan (goals), membangun keyakinan diri (agency), sekaligus menyusun langkah-langkah konkret menuju cita-cita (pathways).

Pelaksanaannya berlangsung melalui serangkaian tahapan, bermula dari sosialisasi, pengisian pre-test, simulasi dan role play, penyusunan future mapping, hingga evaluasi post-test. Selaku ketua tim, Akhmad Harum mengajak peserta mengenali potensi diri, mendiskusikan tantangan nyata dalam kehidupan mereka.

“Kami ingin anak-anak PMI di Sabah tetap memiliki harapan, semangat belajar, dan keyakinan bahwa mereka juga mampu meraih cita-cita. Pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun keberanian untuk bermimpi dan bertahan,” ujar Akhmad Harum.

Baca Juga Berita :  Tips dan Trik Sukses Taklukkan PKM

Tak hanya menyasar peserta didik, program ini memberikan pendampingan kepada guru Bina dan guru Pamong di Sanggar Bimbingan Sungai Buloh. Tim menyerahkan modul Psikoedukasi Career Hope, lembar kerja future mapping, video edukasi, hingga instrumen evaluasi agar program berjalan secara mandiri pasca kegiatan.

Akhmad Harum menegaskan, penguatan career hope bukan sekadar program jangka pendek, melainkan investasi psikologis jangka panjang bagi anak-anak PMI. Ia meyakini, anak yang memiliki harapan dan tujuan hidup yang kuat lebih mampu bertahan dan termotivasi dalam proses belajar.

“Ketika seorang anak tahu ke mana Ia ingin pergi, Ia akan menemukan cara untuk sampai ke sana meski jalannya tidak mudah,” tegasnya.

Program PKM menargetkan sedikitnya 30 peserta anak PMI dan melibatkan guru serta pengelola CLC sebagai mitra keberlanjutan. Tim bertekad mengadaptasi dan menerapkan model layanan psikoedukasi secara luas di berbagai komunitas pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri. (*)

*Reporter: Azizah Auliyah

Berita Terkait

Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi
Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW
Plt Rektor Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Lewat Kebijakan Fast Track
Mahasiswa TP FIP Ajar Anak Miris Akses Pendidikan Secara Sukarela di Kecamatan Tallo
Lulusan Cumlaude FIP UNM Periode Juni Bebas Tes Masuk Pascasarjana
Program Pengabdian Pengembangan Karakter Dosen FIP di Malaysia
Tingkatkan Career Awareness Dosen FIP Gelar PKM Internasional
Career-CQ Bridge Hadir di Malaysia, FIP UNM Dorong Penguatan Literasi Karier Anak Stateless
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:02 WITA

Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WITA

Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW

Senin, 13 Juli 2026 - 23:56 WITA

Plt Rektor Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Lewat Kebijakan Fast Track

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:06 WITA

Mahasiswa TP FIP Ajar Anak Miris Akses Pendidikan Secara Sukarela di Kecamatan Tallo

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:35 WITA

Lulusan Cumlaude FIP UNM Periode Juni Bebas Tes Masuk Pascasarjana

Berita Terbaru

Potret Wakil Dekan Tiga FIP UNM, Suardi, (Foto: Int.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Pimpinan FIP Klarifikasi Polemik Senat PAW, Tunjukkan Dokumen Resmi

Kamis, 16 Jul 2026 - 14:02 WITA

Surat Usulan Tiga Nama Calon Anggota Senat PAW dari Jurusan PGPAUD Kepada Dekan FIP UNM, (Foto: Dok. Profesi)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP Bantah Tuduhan Otoriter dalam Penetapan Senat PAW

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:48 WITA

Poster Open dan Pekan Pujangga 2026, (Foto: Int.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Open dan Pekan Pujangga 2026 Gelar Lomba Esai Nasional Kategori Universitas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:08 WITA