PROFESI-UNM.COM – Tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Internasional. Kegiatan bertajuk “Pelatihan Self-Assessment Potensi Karier Berbasis RIASEC untuk Meningkatkan Career Awareness Siswa Sanggar Bimbingan Sungai Buloh, Selangor, Malaysia”.
Kegiatan bertempat di Sanggar Bimbingan Sungai Buloh, Selangor, Malaysia, pada 12 hingga 15 mei 2026. Dengan melibatkan siswa-siswi anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai peserta utama.
Kegiatan pengabdian dipimpin oleh M. Amirullah, bersama tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNM yang terdiri atas Dwi Endrasto Wibowo, Aswar, dan Zulfikri. Program ini juga melibatkan mahasiswa UNM yang berperan sebagai fasilitator dan pendamping selama pelaksanaan kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi program, pengenalan konsep karier dan potensi diri, pelaksanaan asesmen minat karier berbasis RIASEC, interpretasi hasil asesmen, diskusi kelompok, hingga evaluasi kegiatan.
Tingkatkan Career Awareness
Selain itu, program memberikan pendampingan kepada guru dan pengelola Sanggar Bimbingan Sungai Buloh, dengan modul panduan pelaksanaan. Panduan self-assessment karier berbasis RIASEC, instrumen asesmen, lembar interpretasi hasil, serta panduan pelaksanaan layanan bimbingan karier agar program berlanjut.
Ketua tim, M. Amirullah. Ia menjelaskan, pengembangan kesadaran karier sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu siswa memahami siapa diri mereka, apa potensi yang mereka miliki, dan bagaimana merencanakan masa depan yang sesuai dengan minat serta kemampuan mereka,” jelasnya.
Menurutnya, siswa perlu mengenali potensi diri sejak dini agar mampu mengambil keputusan pendidikan dan karier lebih tepat.
“Kesadaran karier yang baik akan membantu siswa memiliki arah yang lebih jelas dalam menjalani pendidikan dan mempersiapkan masa depan,” ujarnya.
Target Program PKM yaitu keterlibatan siswa, guru dan pengelola Sanggar Bimbingan Sungai Buloh sebagai mitra keberlanjutan program. tim berharap model layanan bimbingan karier adaptif dan dapat berkelanjutan bagi anak-anak Indonesia demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia di tingkat global. (*)
*Reporter : Nadia Miftha Buata







