PGSD Dikjas FIKK UNM Akan Disatukan dengan Penjaskesrek

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret ruangan Wakil Dekan I, (Foto: Ibnu Qayyum Abdullah)

Potret ruangan Wakil Dekan I, (Foto: Ibnu Qayyum Abdullah)

 

PROFESI-UNM.COM – Wakil Dekan (WD) I Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menegaskan bahwa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani (PGSD Dikjas) akan disatukan dengan Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek). Hal tersebut ia ungkap saat ditemui oleh kru Profesi di ruangannya pada hari Jumat (17/10)

Rusli, selaku WD I mengungkapkan bahwa dasar kebijakan tersebut telah teratur oleh universitas melalui surat resmi yang terbit sejak bulan Mei lalu. Ia menegaskan bahwa pihak fakultas hanya bertugas melaksanakan regulasi sesuai dengan pedoman yang menjadi ketetapan universitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat pada saat bulan Mei sudah turun ke fakultas, tujuannya untuk ke Dekan dan kami pelaksana semua regulasi aturan OTK teratur oleh universitas,” jelas Rusli.

Menurut Rusli, secara administratif, PGSD Dikjas masih berada dalam rumpun Penjaskesrek. Hal ini terlihat dari formulir pendaftaran mahasiswa baru yang menggunakan nomenklatur konsentrasi Penjaskesrek.

Baca Juga Berita :  Pinisi Choir Meriahkan Pembukaan DJAa 2019 LPM Profesi UNM

“Di formulir pendaftaran itu, konsentrasi Penjaskesrek,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihak fakultas telah melakukan klarifikasi kepada pihak universitas yang menangani nomenklatur program studi. Hasil klarifikasi menunjukkan bahwa penamaan PGSD Dikjas sebenarnya merupakan bagian dari program Penjaskesrek dengan konsentrasi Sekolah Dasar.

“Kita sudah klarifikasi ke pihak universitas, itu penamaannya PJKR konsentrasi Sekolah Dasar,” kata Rusli.

Lebih lanjut Rusli menambahkan kalau keduanya merupakan satu jurusan. Hanya Penjaskesrek yang ada.

“Sebenarnya ini jurusan satu ji, Penjaskesrek ji memang.”

Rusli menjelaskan bahwa penyatuan tersebut atas dasar mempertimbangkan masa depan lulusan agar memiliki peluang kerja yang lebih luas. Ia menyebut bahwa ijazah dengan nama Penjaskesrek akan lebih fleksibel terpaksi di berbagai bidang pekerjaan.

“Lebih bagus kalau ijazahnya Penjaskesrek karena dapat lebih luas terpakai. Kita mau selamatkan mahasiswa untuk dapat pekerjaan yang lebih luas,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  AC Tak Kunjung Diperbaiki, Mahasiswa Keluhkan Belajar Terganggu

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa fakultas akan menyesuaikan kurikulum agar tidak terjadi perbedaan substansial antara kedua program tersebut. Rusli memastikan bahwa kurikulum PGSD Dikjas akan terintegrasikan dengan kurikulum Penjaskesrek untuk menjaga kesetaraan pembelajaran dan kompetensi lulusan.

“Pasti akan kembali ke induknya untuk kurikulumnya. Kurikulum mereka harus sama, Akan jadi satu kurikulumnya Penjaskesrek dan kurikulum PGSD.” tuturnya.

Sebagai langkah konkret, Rusli menambahkan bahwa pimpinan fakultas telah melaksanakan rapat koordinasi bersama Wakil Rektor I. Rapat tersebut membahas praktik terbaik dalam pengelolaan program studi yang memiliki kelas khusus, termasuk penyusunan kebijakan akademik agar proses transisi berjalan lancar.

“Pimpinan fakultas telah melakukan rapat koordinasi penyelenggaraan best practice pengelolaan program studi yang memiliki kelas khusus bersama WR 1,” pungkasnya. (*)

*Reporter: Ibnu Qayyum Abdullah.

Berita Terkait

Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62
Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset
Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa
Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional
Pasca Pemberhentian, Mantan Presiden BEM Suarakan Integritas, Independensi, dan Idealitas Mahasiswa
IPPM Pangkep Koordinator UNM Soroti Ketimpangan Pendidikan Daerah
Breaking News: Tak Penuhi Unsur Pidana, Kasus Dugaan Pornografi Karta Jayadi Dihentikan
ZM Bacakan Pledoi, Minta Majelis Hakim Jatuhkan Putusan Seringan-ringannya

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:40 WITA

Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WITA

Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:15 WITA

Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:19 WITA

Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:09 WITA

Pasca Pemberhentian, Mantan Presiden BEM Suarakan Integritas, Independensi, dan Idealitas Mahasiswa

Berita Terbaru

Potret Reztu Dwi Sakti M, wisudawan terbaik FBS periode April 2026, (Foto: Ist.)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Wisudawan Terbaik FBS Raih IPK 3,99, Tekankan Disiplin dan Konsistensi Selama Kuliah

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:42 WITA

Potret Plt Bem Nur Intan Maharani Ilyas, (Foto: Muhammad Syarief).

Badan Eksekutif Mahasiswa

Plt Bem Tolak Keterlibatan Aparat TNI dalam Keamanan Kampus

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:40 WITA

Potret Plt Rektor Saat Memberikan Sambutan pada Ramah Tamah FMIPA, (Foto: Andi Mappasoko RD)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Farida Patittingi Ajak Alumni FMIPA Perkuat Karakter

Kamis, 16 Apr 2026 - 23:38 WITA