Penyerangan OTK di Kampus Gunung Sari, Ketua BEM FIS-H UNM: “Jangan Selesaikan Masalah dengan Teror”

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kampus Gunung Sari UNM, (Foto: Int.)

Foto kampus Gunung Sari UNM, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Kampus Gunung Sari Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mengalami penyerangan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Selasa (18/11). Aksi teror yang terjadi sekitar pukul 03.00 WITA tersebut menimbulkan kekhawatiran mahasiswa meski tidak menimbulkan korban.

Ketua BEM FIS-H UNM, Anreyza Yusri, mengonfirmasi kejadian itu saat ditemui di lokasi kampus. Ia menjelaskan bahwa penyerangan dilakukan dengan lemparan batu dan dugaan pelemparan bom molotov ke dalam area kampus.

“Penyerangan yang terjadi di kampus Gunung Sari ini alhamdulillah tidak ada korban. Namun tentu sangat mengganggu aktivitas kampus karena menimbulkan kekhawatiran,” ujarnya.

Anreyza juga menyebutkan bahwa aksi serupa bukan pertama kalinya terjadi di lingkungan kampus. Menurutnya, pola penyerangan yang berulang justru memperbesar keresahan mahasiswa dan civitas akademika.

“Penyerangan-penyerangan seperti ini sering terjadi. Jika ada masalah, perlu kita selesaikan dengan baik, tidak perlu dengan penyerangan. Setiap masalah yang dijawab dengan teror seperti ini tidak akan memecahkan persoalan karena kita bahkan tidak tahu siapa pelakunya,” tegasnya.

Baca Juga Berita :  WD II FIP UNM Tanggapi Pemadaman Listrik di Sejumlah Gedung Kampus

Terkait informasi lebih lanjut mengenai motif ataupun pelaku penyerangan, pihaknya mengaku belum mendapatkan keterangan resmi.

“Sejauh ini tidak ada informasi terkait penyerangan itu,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Anreyza menyampaikan harapannya agar seluruh mahasiswa, khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, dapat tetap bersatu menghadapi situasi tersebut.

“Saya harap FIS-H bisa tetap solid dan tegak dalam menanggapi teror atau penyerangan seperti ini. Kampus harus menjadi ruang aman bagi kita semua,” tutupnya. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

Dosen FIS-H Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Seksual
Dosen FISH Terdakwa Pelaku Pelecehan Seksual ke Mahasiswa Dituntut 6 Tahun Penjara
Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus
Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62
Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset
Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa
Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional
Pasca Pemberhentian, Mantan Presiden BEM Suarakan Integritas, Independensi, dan Idealitas Mahasiswa
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:01 WITA

Dosen FIS-H Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Seksual

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:42 WITA

Dosen FISH Terdakwa Pelaku Pelecehan Seksual ke Mahasiswa Dituntut 6 Tahun Penjara

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:47 WITA

Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:40 WITA

Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WITA

Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset

Berita Terbaru

Foto kegiatan LPM Penalaran UNM Pada Kegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) XXIX, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Asah Kemampuan Riset, LPM Penalaran Gelar PMP XXIX

Senin, 22 Jun 2026 - 18:18 WITA

Potret Nurfadillah Pemenang Juara 2 Lomba Video Opini LPM Profesi, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Raih Juara 2 Lomba Opini, Angkat Tema Pemanfaatan AI secara Bijak

Senin, 22 Jun 2026 - 17:54 WITA