Marwah Kampus Dipertaruhkan, BEM FIS-H UNM Desak Penuntasan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pada saat aksi di depan Gedung Pinisi UNM, (Foto: Muhammad Rusman)

Suasana pada saat aksi di depan Gedung Pinisi UNM, (Foto: Muhammad Rusman)

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (BEM FIS-H) Universitas Negeri Makassar menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Pinisi UNM, Senin (8/12).

Aksi ini sebagai bentuk desakan kepada Polda Sulawesi Selatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk membuka hasil penyelidikan terkait dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan Rektor UNM.

Dalam wawancaranya, Presiden BEM FIS-H, Anreyza Yusri, menegaskan bahwa aksi turun ke jalan sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan kasus. Ia menyebut bahwa dugaan kasus kekerasan seksual tersebut telah mencoreng nama baik kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Turunnya kami ke jalan tentu karena melihat dugaan kasus kekerasan seksual oleh rektor UNM itu menurunkan marwah Universitas Negeri Makassar. Untuk menghindari framing dari masyarakat luas, kita harus mendesak Kemdiktisaintek agar melakukan peradilan secara transparan dan cepat,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  Alumni UNM Keluhkan Beberapa Data PDDikti Keliru

Selain mendesak kementerian, pihaknya juga meminta Polda Sulsel segera mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Kita juga mendesak Polda untuk mengeluarkan SP2HP. Ada framing-framing yang menyebut sebagian birokrasi kampus membela rektor, dan itu yang kami pertanyakan, karena rektor saat ini berada dalam dugaan kasus kekerasan seksual,” tambahnya.

Terdapat empat tuntutan utama yaitu mendesak Polda Sulsel mengumumkan hasil penyelidikan secara transparan dan mempercepat penerbitan SP2HP. Kedua, meminta Kemdiktisaintek mempublikasikan hasil Sidang Etik secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Baca Juga Berita :  Panduan Strategis Mahasiswa Jaga Kesehatan Fisik dan Mental Saat Latihan Kepemimpinan

Ketiga, menuntut birokrasi kampus merespons dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan Rektor UNM serta menolak segala bentuk pembungkaman, penundaan, dan ketertutupan informasi dalam penanganan kasus kekerasan seksual.

Terkahir, Ia berharap agar kampus tidak bersikap pasif dan tetap memprioritaskan keselamatan serta hak-hak korban dalam setiap proses penanganan kasus. Ia juga berharap semua pihak, termasuk aparat penegak hukum dan kementerian, dapat bekerja lebih cepat dan transparan.

“Kami berharap proses ini bisa berjalan tanpa intervensi dan tanpa tertutupi. Harapan kami sederhana: keadilan ditegakkan, korban dilindungi, dan UNM bisa kembali menjadi ruang akademik yang aman serta bermartabat,” tutupnya. (*)

*Reporter: Nur Mardatillah

Berita Terkait

Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus
Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62
Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset
Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa
Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional
Pasca Pemberhentian, Mantan Presiden BEM Suarakan Integritas, Independensi, dan Idealitas Mahasiswa
IPPM Pangkep Koordinator UNM Soroti Ketimpangan Pendidikan Daerah
Breaking News: Tak Penuhi Unsur Pidana, Kasus Dugaan Pornografi Karta Jayadi Dihentikan
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:47 WITA

Pasca Aksi Hardiknas, Puluhan Aparat Sisir UNM Usai Aksi Lanjutan OTK di Sekitar Kampus

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:40 WITA

Nama Plt Rektor Jadi Modus Penipuan Layanan Pekerti Batch 62

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WITA

Lapangan FBS Licin Usai Hujan, Mahasiswa Kerap Terpeleset

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:15 WITA

Dekan FISH Kembali Tegaskan Tak Ingin Lantik Pengurus BEM dan Maperwa

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:19 WITA

Mantan Presiden BEM Nilai Keputusan Maperwa Inkonstitusional

Berita Terbaru

Potret Akbar Juara 1 Lomba 3 Minutes Paper Presentation Ecofest 2026, (Foto: Ist.)

Kilas Kampus

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan FEB Raih Juara 1 Pada Ecofest 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:03 WITA

Potret Bersama Para Pementas Aksara Tempo Lalu, (Foto: Ist.)

KILAS LK

Milad ke-17, Aksara FIP UNM Hadirkan Konsep Teaterikal

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:11 WITA

Potret Basri Bodo, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Dekan FEB UNM Ungkap Data Pengangguran yang Didominasi Gen-Z

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:07 WITA

Potret Para Pengelola dan Demisioner Profesi UNM, (Foto: Dok. Profesi.)

KILAS LK

LPM Profesi Hidupkan Kembali Lomba Setelah Vakum Sejak 2022

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:03 WITA