PROFESI-UNM.COM – Ummi Kaltsum Mahasiswi Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar (UNM) meraih Penghargaan Duta Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan 2025 kategori Best Advokasi Putri. Ia terpilih pada malam puncak yang berlangsung di Airotel Makassar pada pukul 22.00 WIB, Sabtu (20/12).
Ummi mengakui ada rasa kecewa dan rasa tegang setelah menjadi Best advokasi Putri. Ia merasa demikian karena akan memikul banyak tanggung jawab termasuk penyelesaian program kerja selama satu tahun.
“Tentunya ada rasa sedikit kekecewaan dan juga rasa tegang karena memikul banyak tanggung jawab seperti penyelesaian program kerja yang akan terlaksanakan dalam waktu kurang lebih satu tahun,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menceritakan perjalanannya selama menjadi Duta Lingkungan Hidup hingga meraih gelar Best Advokasi Putri. Selama masa pra-karantina, dia membuat video reels terkait isu lingkungan selama tiga hari. Di lanjut dengan persiapan dalam karantina yang berisi debat, bakat dan advokasi.
Selama proses tersebut, ia mengaku kesulitan karena pertama kali terjun dalam ranah lingkungan hidup. Tapi Ummi bersyukur berkat usahanya dan mengolah waktu dengan baik, magang serta mengurus perlombaan, ia meraih hasil yang memuaskan.
“Perjalanan yang cukup sulit bagi saya karena pertama kali terjun dalam ranah lingkungan hidup tapi alhamdulillah berkat usaha pulang tengah malam begadang dan mengatur waktu dengan baik magang dan mengurus perlombaan bisa meraih hasil yang cukup memuaskan,” ujarnya.
Pada wawancara terakhir, Ummi berharap perjalanannya tidak akan berhenti sampai disini dan hal-hal baik menantinya kedepannya. Ia berharap prestasi yang dia raih bukan hanya sementara tapi terus berlanjut dan terus berkembang.
“Harapan saya, saya tidak berhenti disini semoga setiap hal hal baik ke depan menanti saya dan saya berharap presetasi yang saya raih bukan perjalnan yang hanya sementara tapi berlanjut dan terus berkembang dimanapun,” harapnya.
Ia yakin menjadi duta bukan untuk bersinar sendiri, melainkan untuk menerangi orang-orang sekitarnya. (*)
*Reporter: Musdalifah/ Editor: Insyiraah Putri







