Mahasiswa Soroti Ketimpangan Proyek Negara dan Tolak RUU KUHAP

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana demonstrasi FBS di flyover, (Foto: Dok. Profesi)

Suasana demonstrasi FBS di flyover, (Foto: Dok. Profesi)

 

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi demonstrasi di bawah jembatan Flyover Makassar, (5/8). Aksi yang terinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM) UNM tersebut menyoroti ketimpangan proyek-proyek nasional dan menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya Tamrin selaku koordinator lapangan mengkritik pelaksanaan proyek-proyek negara yang ternilai tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan asas partisipasi publik. Mereka menilai bahwa proyek infrastruktur dan kerja sama internasional yang berdampak besar terhadap masyarakat sering kali hanya menguntungkan segelintir pihak.

 

“Banyak proyek berjalan tanpa melibatkan publik secara luas. Ini bukan hanya melanggar prinsip keadilan, tapi juga membuka ruang konflik kepentingan dan penyimpangan,” ujar salah satu orator dari atas mobil komando.

Baca Juga Berita :  BEM FIS UNM Aksi Terkait Pemukulan Mahasiswa

 

Mahasiswa menilai pelaksanaan proyek kerap terdominasi oleh kelompok atau institusi tertentu, dengan keputusan secara sepihak. Mereka juga menuding bahwa proyek-proyek tersebut sarat kepentingan politik, bahkan berpotensi menjadi ladang korupsi yang merugikan masyarakat.

 

Dalam aksinya, Tamrin juga menyuarakan penolakan terhadap RUU KUHAP yang saat ini sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR. Menurut mereka, rancangan undang-undang ini memberikan kewenangan yang terlalu luas kepada aparat penegak hukum dan membuka ruang intervensi militer dalam sistem peradilan sipil.

 

“Kami menolak segala bentuk keterlibatan TNI dalam sistem peradilan sipil. Ini adalah kemunduran demokrasi!” tegas koordinator aksi.

Baca Juga Berita :  Pasal 256 KHUP Jadi Kontradiksi

 

Selain itu Tamrin juga mengkritisi wacana penulisan ulang sejarah yang berpihak pada korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam aksi tersebut, terlihat spanduk bertuliskan “Tolak Penulisan Sejarah Ulang” sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya manipulasi sejarah bangsa.

 

Para peserta aksi mengenakan pakaian serba hitam sebagai simbol kekecewaan terhadap kondisi hukum dan demokrasi yang dinilai semakin gelap. Sebagian peserta juga menutupi wajah mereka dengan masker sebagai bentuk perlindungan identitas.

 

“RUU ini bukan sekadar pasal-pasal, tapi cerminan bagaimana negara memperlakukan rakyatnya. Jika hukum hanya berpihak pada elite, maka perlawanan adalah kewajiban,” seru Tamrin dalam orasinya.(*)

 

*Reporter: Muh Afdal Adriansyah

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA