Mahasiswa Sehat Mental, Kenal dan Hindari Sikap Manipulatif

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa Tolak Sikap Manipulasi, (Foto: Ai)

Ilustrasi Mahasiswa Tolak Sikap Manipulasi, (Foto: Ai)

PROFESI-UNM.COM – Sikap manipulasi tidak selalu berbentuk tekanan keras, ancaman. Pada penerapannya, sikap manipulasi justru hadir dengan wajah halus, suara lembut, dan sikap seolah penuh pengertian yang membuat kamu merasa bersalah jika tidak menuruti.

Manipulasi bekerja dengan membuatmu mengorbankan batas, waktu, dan kepentingan sendiri demi meredakan ketidaknyamanan sesaat. Untuk itu buat Mahasiswa yang peduli akan kesehatan mentalnya, berikut contoh sikap manipulatif yang harus segera dihindari.

Pertama, Manipulasi bermain di rasa bersalah, bukan logika, manipulator jarang berdebat dengan alasan rasional, mereka menargetkan perasaan, kasihan, sungkan atau tidak enak hati. Manipulator sering memamerkan kesulitan, penderitaan, atau cerita personal untuk menciptakan tekanan emosional.

Kedua, awal manipulasi dari permintaan kecil, ringan, dan tampak wajar. Setelah satu kali mengalah, batas menjadi lebih longgar, dan permintaan berikutnya terasa “tidak pantas” untuk ditolak.

Ketiga, empati dipelintir menjadi alat kendali. Manipulator sering memamerkan kesulitan, penderitaan, atau cerita personal untuk menciptakan tekanan emosional sehingga membuat kamu mau tak mau harus membantu.

Keempat, Manipulator sangat memahami kecenderungan kamu lebih takut pada ketidaknyamanan sosial daripada kerugian pribadi, sehingga itu menjadi ruang bagi mereka memegang kendali.

Baca Juga Berita :  Pahami Teori Humanistik dalam Psikologi Pendidikan

Kelima, manipulasi jarang menghargai penolakan saat kamu menolak dengan sopan, manipulator sering tidak berhenti. Mereka mengulang permintaan dengan nada berbeda, menambah cerita, atau memposisikan diri sebagai korban.

Itulah beberapa sikap manipulasi yang akan membahayakan kesehatan mental kamu. Tentu bagi kamu yang sudah paham, dan mengenali sikap manipulatif harus tegas, dan kendali emosi untuk menolak, karena kamu akan bisa tetap berempati tanpa kehilangan martabat. (*)

*Reporter : Florencya Alnisa Christin

Berita Terkait

AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia
Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat di Era Digital
Tips Menjaga Kebersihan Kamar bagi Mahasiswa
Teknik Time Blocking Dalam Mengatur Tugas dan Persiapan Ujian
Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Belajar dan Produktivitas Mahasiswa
Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos
Tips Cerdas Mahasiswa Menghadapi Era Digital dan Banjir Informasi
Upgrade Skill Mahasiswa Jadi Kunci Sukses di Era Kompetitif
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:51 WITA

AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:29 WITA

Tips Menjaga Kebersihan Kamar bagi Mahasiswa

Rabu, 22 April 2026 - 11:03 WITA

Teknik Time Blocking Dalam Mengatur Tugas dan Persiapan Ujian

Senin, 20 April 2026 - 20:01 WITA

Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Belajar dan Produktivitas Mahasiswa

Jumat, 17 April 2026 - 17:29 WITA

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Berita Terbaru

Potret Sofyan Basri saat Memaparkan Materi dalam Kegiatan Talkshow Pendidikan, (Foto: Kirei Augusta Aulatallah Uzhma)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Warna Ungu Disebut Memiliki Makna Khusus dalam Budaya Bugis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:03 WITA

Ilustrasi Mahasiswa Memanfaatkan AI dalam Pembelajaran Digital, (Foto: AI)

wiki

AI dan Wajah Baru Pembelajaran Mahasiswa di Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:51 WITA

Isi Konten Cerpen Jadi Lagu oleh Deby dalam Kompetisi Google Student Ambassador, (Foto: Int.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Google Student Ambassador UNM Demo Kinerja Gemini Buat Lagu dari Cerpen

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:44 WITA