Harga BBM Naik, Jendral Lapangan Aksi: Masyarakat Sengsara

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 September 2022 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Keputusan pemerintah untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan masyarakat semakin sengsara. Hal tersebut disampaikan langsung Jendral Lapangan Aliansi Mahasiswa UNM, Hasrul pada aksi unjuk rasa di depan Menara Pinisi UNM, Jumat (9/9).

“Mahasiswa harus terus mengawal segala problematika yang ada di Indonesia, jika tidak masyarakat akan terus sengsara,” katanya.

Lebih lanjut, Hasrul mengatakan dampak yang akan timbul akibat naiknya BBM tidak hanya satu sektor tetapi semua sektor. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, jasa, maupun sektor industri.

“Jika BBM naik maka semua kebutuhan lainnya pasti ikut naik,” katanya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan alasan Aliansi Mahasiswa UNM memilih melakukan demonstrasi di depan Menara Pinisi UNM daripada di gedung DPRD. Ia mengatakan, tujuan aksi ini memaksa pemerintah untuk melihat banyak dari elemen masyarakat dan mahasiswa menolak kenaikan harga BBM.

“Supaya pimpinan birokrasi melihat banyak dari masyarakat maupun mahasiswa menolak naiknya harga BBM, dan juga kalau di DPRD itu sudah banyak,” ungkapnya.

Baca Juga Berita :  Kekurangan Ruang Kuliah, FIS Akan Gunakan Gedung Bahasa Arab

Terakhir, mahasiswa Fakultas Teknik UNM ini berharap agar pemerintah mencabut keputusan penaikan harga BBM. Karena, hal tersebut akan berdampak kepada naiknya harga kebutuhan pokok bahkan dapat menyebabkan inflasi.

“Semoga bisa diturunkan itu harga BBM, kalau bisa di bawah 7000 lebih bagus lagi,” harapnya. (*)

*Reporter: Muh. Akbar/Editor: Mujahidah

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aliansi Mahasiswa Serukan Aksi, Desak Hentikan Kekerasan dan Bebaskan Tahanan Politik
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
Diskusi Kontemporer Bahas Arah Reformasi Polri, Soroti Krisis Etik dan Kepercayaan Publik
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:06 WITA

Aliansi Mahasiswa Serukan Aksi, Desak Hentikan Kekerasan dan Bebaskan Tahanan Politik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Berita Terbaru

Potret Tim MP Ekolibrium Feb UNM setelah Meraih Prestasi Pada Ajang LEC 2026,(Foto:Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

MP Ekolibrium FEB Raih Prestasi di Lombok Essay Competition 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:02 WITA

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen Program Studi D4 Tata Boga FT UNM, (Foto: Ratna Wulandari)

Fakultas Teknik

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA