Kronologi Kekerasan Pada Mahasiswa PTSP FT UNM Saat Pengaderan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret korban mengalami cedera, (Foto: Ist)

Potret korban mengalami cedera, (Foto: Ist)

Potret korban mengalami cedera, (Foto: Ist)
Potret korban mengalami cedera, (Foto: Ist)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan (PTSP), Fakultas Teknik (FT), Universitas Negeri Makassar Sukariono Adi Wibowo harus dilarikan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo usai mengikuti pengaderan di himpunannya.

Pasalnya, Sukariono mengeluhkan penglihatannya terganggu diduga akibat pukulan oleh salah satu seniornya yang mengarah ke mata kiri korban.

Mahasiswa angkatan 2023 itu diduga menjadi korban kekerasan senior saat pengaderan di Villa Karaeng Sawi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa pada tanggal 18-20 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di malam terakhir pengaderan, korban bersama 32 orang teman kelompoknya diarahkan untuk berjalan melewati pos-pos yang dijaga oleh senior jurusannya sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.

Tidak lama setelah itu, perlakuan tidak mengenakkan diterima mahasiswa asal Kabupaten Luwu itu. Salah satu seniornya mendaratkan pukulan tepat di bagian perutnya diikuti dengan tamparan yang mengarah ke bagian wajahnya.

“Setelah saya merunduk, pelaku kembali memukul dan mengenai mata kiri saya,” akuan korban lewat keterangan tertulisnya.

Baca Juga Berita :  Akan Buka Program Profesi Insinyur, UNM Terima Kunjungan Tim Evaluasi Ditjen Dikti

Akibat insiden tersebut, korban merasa pusing dan sakit di bagian kepala. Mata kiri korban juga terlihat memerah menyerupai gumpalan darah.

Salah satu kolega korban, Dadang mengaku setelah insiden tersebut, korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan.

“Kemudian setelahnya kami bawa ke RSUP Wahidin untuk diperiksa karena korban mengeluh penglihatannya terganggu,” jelasnya, Sabtu (9/11).

Kata Dadang, pihaknya yang tidak terima melaporkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum senior PTSP ke kepolisian dan pihak fakultas pada 22 Oktober 2024.

“Hanya saja, belum ada keseriusan dari pihak kepolisian dan kampus untuk menyelesaikan kasus ini. Padahal, ini bisa jadi preseden buruk bagi nama baik UNM,” keluhnya.

Sebab menurutnya, setelah pemanggilan Komisi Disiplin (Komdis) Jurusan PTSP di akhir Oktober lalu, belum ada hasil keputusan yang dikeluarkan otoritas kampus kepada pelaku.

“Komisi Disiplin Jurusan PTSP sempat mengeluarkan surat pemanggilan kepada terduga pelaku berinisial S di tanggal 30 Oktober kemarin. Tetapi sampai sekarang kita tidak tahu apa sanksi atau keputusan yang diberikan,” beber Dadang.

Baca Juga Berita :  Bobot Skripsi Berlebih, Mahasiswa Teknik Elektro D4 GCS Tidak Dapat Potongan UKT

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Mustari Lamada mengatakan kasus tersebut telah diproses di tingkat jurusan.

“Sementara mi di proses di tingkat jurusan,” tegas Mustari singkat.

Sementara itu, salah-satu pihak Komdis, Furqan Ali Yusuf mengonfirmasi bahwa pelaku sudah disidang pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2024 lalu, namun belum ada putusan.

“Jadi terduga pelaku sudah disidang komdis mi minggu lalu di hari rabu, tapi belum ada putusan, karena masih diivestigasi lagi dugaan beberapa nama lain, jadi mulai setelah komdis minggu lalu sampe jumat kemarin ada beberapa kronologis dari 7 orang,” jelasnya.

Hasil tersebut akan dibahas kembali pada sidang selanjutnya untuk menjatuhkan sanksi akademik kepada pelaku. Oleh karena itu, jurusan menjadwalkan lagi komdis selanjutnya di hari Selasa, tanggal 12 November 2024. (*)

*Reporter: Iyasnur Eynil

Berita Terkait

Cara Mahasiswa MBKM Beradaptasi di Lingkungan Sekolah
Layanan Konseling UPA LBK UNM Kini Bisa Diakses Secara Online
FIKK UNM Klarifikasi Atap Bocor, Usulkan Kajian Perbaikan atau Pembangunan Gedung Baru
Dari Rak Buku ke Layar, Perpustakaan UNM Hadirkan Platform Digital
Dosen UNM Ditemukan Tewas, Mahasiswa Kenang Sosoknya yang Ramah
Surat Pengumuman FEB UNM Klarifikasi Aturan Penurunan UKT
Dosen FIS-H UNM Ditahan, Rektor Siap Pecat Tidak Hormat
Rektor UNM Tegaskan Siap Hadapi Dugaan Korupsi Proyek Kampus

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:49 WITA

Cara Mahasiswa MBKM Beradaptasi di Lingkungan Sekolah

Sabtu, 13 September 2025 - 11:44 WITA

Layanan Konseling UPA LBK UNM Kini Bisa Diakses Secara Online

Jumat, 12 September 2025 - 19:53 WITA

FIKK UNM Klarifikasi Atap Bocor, Usulkan Kajian Perbaikan atau Pembangunan Gedung Baru

Selasa, 2 September 2025 - 14:40 WITA

Dari Rak Buku ke Layar, Perpustakaan UNM Hadirkan Platform Digital

Jumat, 11 Juli 2025 - 23:29 WITA

Dosen UNM Ditemukan Tewas, Mahasiswa Kenang Sosoknya yang Ramah

Berita Terbaru

Potret Pengukuhan Perwakilan Mahasiswa Kewirausahaan Angkatan 2025 dalam Acara Inaugurasi Inoventra 25 (Foto : Putri Salsabila)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Inaugurasi Inoventra 25 Warnai Expresi 2026 dengan Semangat Budaya Lokal Sulawesi

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:08 WITA

Foto Bersama Plt Rektor seusai Proses Pemilihan Dekan FIKK, (Foto: Desitha Cahya)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan

Tahap Kedua Selesai, Andi Atssam Terpilih Jadi Dekan FIKK

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:09 WITA

Potret Hasil Pemilihan Dekan FIKK, (Foto: Desitha Cahya)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan

Terpilih sebagai Dekan FIKK, Andi Atssam Mappanyukki Ingin Hilangkan Pungutan Tak Sesuai SOP

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:58 WITA