PROFESI-UNM.COM – Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris, Andi Mir’atul Jannah, dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) I Universitas Negeri Makassar (UNM) program sarjana tahun 2026.
Mahasiswi asal Soppeng itu mengaku pencapaiannya tidak lepas dari dukungan keluarga dan lingkungan kampus selama proses seleksi berlangsung.
“Banyak sekali pihak yang mendukung selama proses ini. Tanpa doa dan dukungan dari orang-orang di sekitar, saya mungkin tidak akan bisa sampai di titik ini,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pilar utama di balik kesuksesannya adalah restu yang tak putus dari keluarga. Sosok ibu dan kakak perempuan menjadi kompas dalam setiap pengambilan keputusan selama proses seleksi.
“Setiap saya ambil keputusan, saya selalu minta restu dan doa dari orang tua. Selain itu, kakak saya juga sangat berperan. Selama proses ini, dia selalu dukung, kasih arahan, dan saran,” jelasnya.
Lebih lanjut, peran institusi melalui dosen-dosen di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) juga mendampinginya secara intensif sejak jauh hari, mulai dari penyusunan dokumen administratif hingga pemantapan materi.
“Dosen-dosen di fakultas dan di prodi saya sangat berperan. Mereka banyak arahkan, kasih masukan, dan bantu untuk terus persiapan lebih matang lagi. Mereka juga terus ingatkan dan dampingi saya selama proses pendaftaran,” tuturnya.
Meski demikian, ia tak menampik bahwa tantangan mental sempat menghantuinya. Persaingan dengan mahasiswa berprestasi dari fakultas lain kerap membuatnya terjebak dalam pikiran negatif.
“Salah satu yang paling terasa itu rasa tidak percaya diri dan overthinking. Kadang merasa belum cukup pantas atau takut tidak bisa bersaing dengan yang lain,” terangnya.
Terakhir, ia menutup perjalanannya dengan keyakinan bahwa porsi terbesar keberhasilannya adalah berkat doa yang ia panjatkan bersama orang-orang terdekat.
“Kalau boleh jujur, dari 100% pencapaian mapres ini, mungkin sekitar 90% itu adalah doa dan dukungan dari mereka semua, dan 10% sisanya adalah usaha saya,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Hafid Budiawan







