Cara Mahasiswa MBKM Beradaptasi di Lingkungan Sekolah

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama saat pelepasan mahasiswa program MBKM di SMPN 2 Sungguminasa Gowa, (Foto: Ist.)

Foto bersama saat pelepasan mahasiswa program MBKM di SMPN 2 Sungguminasa Gowa, (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi salah satu kebijakan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus, termasuk melalui program asistensi mengajar di sekolah. Kebijakan ini digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai upaya mendorong pembelajaran kontekstual dan pengalaman langsung di dunia kerja. Bagi mahasiswa, terjun ke lingkungan sekolah tentu memerlukan kemampuan adaptasi yang baik.

Langkah awal beradaptasi adalah memahami budaya dan tata tertib sekolah. Mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan aturan berpakaian, jam kerja, serta etika komunikasi dengan guru dan peserta didik. Sikap sopan, ramah, dan profesional menjadi modal utama agar dapat diterima oleh warga sekolah.

Baca Juga Berita :  Kronologi Kekerasan Pada Mahasiswa PTSP FT UNM Saat Pengaderan

Selanjutnya, mahasiswa perlu membangun komunikasi yang efektif dengan guru pamong dan tenaga pendidik lainnya. Diskusi rutin terkait metode pembelajaran, karakter siswa, serta administrasi kelas akan membantu mahasiswa memahami peran dan tanggung jawabnya. Dengan komunikasi yang baik, proses kolaborasi dapat berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemampuan membaca situasi kelas juga menjadi kunci adaptasi. Setiap sekolah memiliki karakter siswa yang berbeda. Mahasiswa MBKM dituntut kreatif dalam menyampaikan materi agar pembelajaran tetap menarik dan mudah dipahami. Penggunaan media pembelajaran interaktif dan pendekatan yang humanis dapat membantu menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Selain itu, manajemen waktu penting untuk diperhatikan. Mahasiswa harus mampu membagi waktu antara tugas di sekolah dan kewajiban akademik di kampus. Perencanaan yang matang akan membantu menjaga keseimbangan tanggung jawab tersebut.

Baca Juga Berita :  UPT LBK Dukung Kesehatan Mental dan Potensi Mahasiswa UNM

Tidak kalah penting, mahasiswa perlu menjaga sikap reflektif selama menjalankan program. Evaluasi diri secara berkala akan membantu meningkatkan kualitas pengajaran dan profesionalisme. Pengalaman di sekolah bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga belajar memahami dinamika pendidikan secara langsung.

Dengan sikap terbuka, komunikasi yang baik, serta kesiapan mental dan profesional, mahasiswa program MBKM dapat beradaptasi dengan optimal di lingkungan sekolah. Pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam membentuk kompetensi sebagai calon pendidik maupun profesional di masa depan.(*)

*Reporter: Rahmadani

Berita Terkait

Layanan Konseling UPA LBK UNM Kini Bisa Diakses Secara Online
FIKK UNM Klarifikasi Atap Bocor, Usulkan Kajian Perbaikan atau Pembangunan Gedung Baru
Dari Rak Buku ke Layar, Perpustakaan UNM Hadirkan Platform Digital
Dosen UNM Ditemukan Tewas, Mahasiswa Kenang Sosoknya yang Ramah
Surat Pengumuman FEB UNM Klarifikasi Aturan Penurunan UKT
Dosen FIS-H UNM Ditahan, Rektor Siap Pecat Tidak Hormat
Rektor UNM Tegaskan Siap Hadapi Dugaan Korupsi Proyek Kampus
Dosen FISH UNM Jadi Tersangka, Rektor Sebut Belum Terima Surat Resmi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:49 WITA

Cara Mahasiswa MBKM Beradaptasi di Lingkungan Sekolah

Sabtu, 13 September 2025 - 11:44 WITA

Layanan Konseling UPA LBK UNM Kini Bisa Diakses Secara Online

Jumat, 12 September 2025 - 19:53 WITA

FIKK UNM Klarifikasi Atap Bocor, Usulkan Kajian Perbaikan atau Pembangunan Gedung Baru

Selasa, 2 September 2025 - 14:40 WITA

Dari Rak Buku ke Layar, Perpustakaan UNM Hadirkan Platform Digital

Jumat, 11 Juli 2025 - 23:29 WITA

Dosen UNM Ditemukan Tewas, Mahasiswa Kenang Sosoknya yang Ramah

Berita Terbaru

Ilustrasi Penggunaan Perangkat Digital Berlebih yang Dapat Memicu Gangguan Penglihatan dan Penurunan Kualitas Tidur, (Foto: AI.)

PROFESI WIKI

Risiko Kelelahan Mata dan Gangguan Tidur pada Era Digital

Minggu, 8 Mar 2026 - 00:35 WITA