Workshop Kesehatan Pendengaran Hadir di Makassar, Peserta Antusias Tambah Wawasan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Suasana Berlangsungnya Kegiatan Workshop Kesehatan Pendengaran, (Foto: Dok Profesi.)

Foto Suasana Berlangsungnya Kegiatan Workshop Kesehatan Pendengaran, (Foto: Dok Profesi.)

PROFESI-UNM.COM –Jurusan Pendidikan Khusus (PKh) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Workshop Kesehatan Pendengaran. Kegiatan ini bertempat di Balai Diklat Keagamaan Makassar, Rabu (13/5).

Kegiatan ini terbuka untuk umum. Juga, menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi kesehatan serta industri alat bantu dengar.

Workshop menghadirkan Ketua Perhati KL Cabang Sulselbar Maluku Papua, Masyita Gaffar. Selain itu, Branch Manager PT Alat Bantu Dengar Indonesia Cabang Makassar, Kristina Andriani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dipandu moderator Sarah dan peserta dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa hingga masyarakat umum mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan pendengaran sejak awal. Peserta juga mendapat pemahaman terkait risiko gangguan pendengaran, penyebab penurunan fungsi pendengaran, hingga langkah penanganan yang tepat.

Baca Juga Berita :  Gramedia Back to Campus Ajak Mahasiswa Berani Berinovasi

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang peserta ajukan mengenai kebiasaan penggunaan earphone, paparan suara bising. Selain itu, cara mendeteksi gangguan pendengaran sejak awal.

Salah seorang peserta, Rahmawati, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru. Wawasan tersebut mengenai pentingnya menjaga kesehatan telinga dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya baru mengetahui kalau penggunaan earphone dengan volume tinggi dalam waktu lama bisa berdampak serius terhadap pendengaran. Materinya sangat bermanfaat dan mudah saya pahami,” ujarnya.

Baca Juga Berita :  UPT LBK UNM Gelar Workshop Dukungan Psikologis Awal

Peserta lainnya, Fikri Ananda, selaku perwakilan siswa sekolah, menilai workshop tersebut tidak hanya menambah pengetahuan. Akan tetapi, juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan pendengaran secara berkala.

“Selama ini banyak orang menganggap gangguan pendengaran hal sepele. Padahal kalau tidak orang tangani sejak awal bisa memengaruhi aktivitas dan komunikasi sehari-hari,” katanya.

Melalui workshop ini, penyelenggara berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan pendengaran dan mampu menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Guna untuk mencegah gangguan pendengaran di masa mendatang. (*)

*Reporter: M. Zaky Asryan. A

Berita Terkait

[FOTO] Ajak Generasi Muda Jaga Kesehatan Telinga, PKh Gelar Workshop
Prodi Sastra Inggris Dorong Mahasiswa Jadi Jurnalis Bijak di Era Serba Cepat
Maperwa FISH Dukung Workshop Entrepreneur Himagara
Guru Besar FBS Tekankan Keseimbangan Antara Kecepatan Dan Etika Dalam Dunia Jurnalistik
[FOTO] FBS Gelar Workshop Penyusunan Proposal PPK Ormawa 2026
FT UNM Gelar Workshop Kurikulum Rekayasa Industri Bahas Penyelarasan dengan Dunia Industri
Tim BKP Magang UNM Hadirkan Workshop ‘Work-Life Balance’
UPT LBK UNM Gelar Workshop Dukungan Psikologis Awal
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:13 WITA

[FOTO] Ajak Generasi Muda Jaga Kesehatan Telinga, PKh Gelar Workshop

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WITA

Workshop Kesehatan Pendengaran Hadir di Makassar, Peserta Antusias Tambah Wawasan

Rabu, 29 April 2026 - 23:05 WITA

Prodi Sastra Inggris Dorong Mahasiswa Jadi Jurnalis Bijak di Era Serba Cepat

Rabu, 29 April 2026 - 22:52 WITA

Maperwa FISH Dukung Workshop Entrepreneur Himagara

Rabu, 29 April 2026 - 12:42 WITA

Guru Besar FBS Tekankan Keseimbangan Antara Kecepatan Dan Etika Dalam Dunia Jurnalistik

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA