BEM UNM Desak Pemerintah Sulsel Selesaikan Masalah Agraria

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 21:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Wakil Presiden Mahasiswa BEM UNM, (Foto: Ficka Aulia Khaerunnisa.)

Potret Wakil Presiden Mahasiswa BEM UNM, (Foto: Ficka Aulia Khaerunnisa.)

 

PROFESI-UNM.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (BEM UNM) turut hadir pada aksi peringatan Hari Buruh Tani. Aksi ini berlangsung di depan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) serta kantor Gubernur Sulsel.

Aksi ini diikuti berbagai komunitas dan masyarakat dari daerah Takalar, Sinjai, Bantaeng, dan Gowa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Wakil Presiden Mahasiswa, Ragil Herman, mengungkapkan problematik agraria di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan problematika agraria di Sulsel yang hingga kini belum tersentuh solusi nyata oleh pemerintah daerah.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa Jurusan Sejarah FIS UNM Teliti Sejarah Islam di Palopo

“Kenyataannya, Gubernur hingga saat ini belum dapat menyelesaikan satu pun masalah agraria di provinsi kita. Petani sebagai penyangga tatanan negeri selayaknya mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti semangat perjuangan petani telah berlangsung sejak tahun 2008 dengan berbagai upaya pemberdayaan. Namun, hasilnya masih jauh dari memuaskan masyarakat tani.

Lebih lanjut, Ragil menegaskan dalam beberapa waktu terakhir, isu seperti pembakaran hutan dan perampasan lahan semakin memperburuk kondisi petani di Sulsel dan sekitarnya. Pemerintah didesak untuk segera menangani persoalan tersebut sebagai bukti nyata perhatian terhadap buruh tani yang belum mendapatkan hak dan kesejahteraan layak.

Baca Juga Berita :  Peringati Insting, Penjas Kesrek Gelar Aksi

“Pemerintah harus bertanggung jawab dan segera menyelesaikan semua persoalan agraria yang terjadi di Sulsel. Kami tidak bisa terus diam melihat petani kehilangan lahan, sumber penghidupan, dan hak-hak dasarnya,” jelasnya.

Aksi peringatan Hari Buruh Tani ini menunjukkan suara petani dan masyarakat Sulawesi Selatan tidak boleh terabaikan lagi. Mereka berharap adanya perubahan positif bagi masa depan petani dan keberlanjutan pertanian di provinsi ini. (*)

*Reporter Ficka Aulia Khaerunnisa

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Foto Bersama Tim Himatik dengan Lain Ketika Kegiatan Berlangsung, (Foto: Ist)

Himatik FT UNM

Proyek Mata Kuliah Antar Tim Himatik Raih Juara 1

Senin, 27 Apr 2026 - 21:02 WITA

Foto Bersama dalam Pembukaan Matriks 2026, (Foto: Ist)

Tak Berkategori

Ajang Prestasi dan Semangat Kebersamaan dalam Matriks 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 16:55 WITA

Foto Pengumuman Juara Perlombaan Internasional, (Foto : Ist.)

UNM

Mahasiswa PGPAUD Raih Juara Dua di Purwokerto

Senin, 27 Apr 2026 - 16:36 WITA