PROFESI-UNM.COM – Kanda Asia Ramli menyampaikan sambutannya dalam rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-50 LPM Profesi UNM yang berlangsung di redaksi LPM Profesi.
Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pengalaman panjangnya dalam dunia jurnalistik mahasiswa, mulai dari proses awal hingga perkembangan media saat ini.
Ia menceritakan perjalanan LPM Profesi dari sebuah buletin sederhana hingga berkembang menjadi media yang dikenal tingkat provinsi. Proses tersebut tidak lepas dari perjuangan bersama serta keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi, buletin saya mengaktifkan, kemudian pulang-pulang saya masuk dengan teman-teman, kakak-kakak yang lain masuk, akhirnya mengambil alih buletin, kemudian kita jadikan menjadi surat kabar provinsi,” ujarnya.
Asia Ramli juga menyinggung berbagai tekanan selama berkecimpung di dunia jurnalistik. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta keberanian seorang jurnalis.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan menulis, pemahaman teori jurnalistik, serta membangun jaringan yang luas. Hal tersebut menjadi bekal utama bagi mahasiswa yang ingin berkembang di dunia pers.
Ia juga mengingatkan agar LPM Profesi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya di era digital saat ini. Menurutnya, media mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri agar tetap relevan.
“Dan sekarang kan merebaknya digital ini, maka kita harus masuk ke itu juga, selain tulisan yang dicetak juga yang digital itu, saya kira Profesi harus masuk ke itu juga,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas antaranggota dalam organisasi. Nilai kebersamaan dan saling menghargai dapat menjadi fondasi kuat dalam menjaga keberlangsungan lembaga.
“Jadi, kalimat ini sebenarnya kalimat penting bagi kita, peradaban, di dalamnya ada saling menghormati, saling menghargai antara kakak dan adik, dan selalu ada persaudaraan,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Febrianingsih Alsa Putri







