Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Biaya Uang Kuliah, (Foto:int.)

Ilustrasi Biaya Uang Kuliah, (Foto:int.)

PROFESI-UNM.COM – Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) merupakan dua jenis biaya pendidikan yang berlaku di perguruan tinggi negeri Indonesia. Kedua biaya tersebut memiliki sistem pembayaran berbeda dengan nominal IPI yang umumnya lebih tinggi dibandingkan biaya UKT mahasiswa.

Sistem UKT dibuat pemerintah agar biaya pendidikan tinggi tidak memberatkan mahasiswa maupun orang tua selama menjalani proses perkuliahan. Besaran UKT ditentukan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga sehingga mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah membayar biaya lebih ringan.

Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan penghasilan lebih tinggi akan dikenakan biaya UKT dengan nominal lebih besar. Sistem tersebut menerapkan prinsip subsidi silang agar mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi tetap memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.

Besaran UKT ditetapkan pimpinan perguruan tinggi negeri pada setiap program diploma maupun sarjana berdasarkan jalur penerimaan mahasiswa baru. Penetapan tersebut kemudian dibagi dalam beberapa kelompok pembayaran sesuai kemampuan ekonomi masing-masing mahasiswa dan keluarganya.

Berbeda dengan UKT, besaran biaya IPI tidak ditentukan berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi mahasiswa maupun orang tua peserta didik. Tarif IPI ditentukan masing-masing perguruan tinggi dan program studi dengan nominal yang dapat mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga Berita :  Mahasiswa UNM Serukan Keadilan Bagi Perempuan Korban Kekerasan dalam Aksi di Flyover

Pimpinan perguruan tinggi memiliki kewenangan menetapkan tarif IPI dengan batas maksimal empat kali biaya kuliah tetap setiap tahunnya. Karena nominal IPI relatif besar, mahasiswa diberikan kesempatan mengajukan keringanan sesuai ketentuan Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024.

Dalam Pasal 30 Bab V peraturan tersebut, mahasiswa dapat mengajukan pembebasan, pengurangan, maupun cicilan pembayaran biaya IPI kepada kampus. Pemahaman mengenai perbedaan fungsi UKT dan IPI dinilai penting agar mahasiswa serta orang tua dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan secara matang. (*)

*Reporter: Ficka Aulia Khaerunnisa

Berita Terkait

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:40 WITA

Mengisi Waktu Libur dengan Aktivitas yang Bermanfaat

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Berita Terbaru

Potret Plt Presiden BEM UNM saat Aksi Berlangsung, (Foto: Dok. Profesi)

BEM U

Program MBG Jadi Sorotan Aksi Republik Indonesia Sekarat

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:22 WITA

Sampul E-TABLOID 296

Tabloid

E-TABLOID 296

Rabu, 17 Jun 2026 - 23:03 WITA

Potret peserta kegiatan yang mengamati sesi Run Inference of Gemma 4 Model on Cloud Run with RTX 6000 Pro GPU with vLLM, (Foto: Int.)

Lintas UNM

Build with AI 2026 Bekali Talenta AI Makassar

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:00 WITA