PPKS UNM Sulit Tangani Kasus Pelecahan di FIS-H Karena Tidak Dilaporkan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 20:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPKS
Potret Ririn Nurfaathirany Heri saat menjawab tuntutan massa aksi, (Foto: Dok. Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Perwakilan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Ririn Nurfaathirany Heri, turun menemui massa dan menjawab tuntutan aksi. Ririn menjawab tudingan Satgas PPKS abai terhadap kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkup Fakultas Sosial dan Hukum (FIS-H) UNM, Selasa (11/3)

Ririn mengungkapkan bahwa Satgas PPKS UNM tidak menerima laporan terkait kasus kekerasan seksual yang dikawal oleh massa aksi. Oleh karena itu, mereka tidak dapat melakukan penanganan atau penindakan terhadap kasus tersebut.

“Kami harus menerima laporan terlebih dahulu sebelum menangani kasus. Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan laporan, kami belum menemukan kasus yang adik-adik maksud,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ririn menyayangkan massa aksi tidak melakukan pelaporan terlebih dahulu pada Satgas PPKS UNM sebelum membawa kasus ini ke ranah kepolisian. Padahal berdasarkan aturan Satgas PPKS tidak dapat menangani kasus tanpa adanya pelaporan.

Baca Juga Berita :  Ragam Tradisi Warga Sambut HUT RI, dari Gotong Royong hingga Tirakatan

Presiden BEM FIS-H Sebut UNM Darurat Kekerasan Seksual

“Setahu saya adik-adik sudah mengawal kasus ini sampai ke ranah kepolisian, tapi saya menyayangkan adik-adik tidak melakukan pelaporan ke kanal Satgas PPKS. Padahal kami tidak bisa menangani kasus tanpa adanya pelaporan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ririn menjelaskan alasan pihaknya tidak dapat menangani kasus tanpa adanya laporan. Hal ini  karena mereka berprinsip pada kepentingan terbaik bagi korban. Satgas PPKS tidak bisa memaksa korban untuk ditangani kasusnya jika korban tidak bersedia.

“Kami berprinsip pada kepentingan terbaik baik korban. Dari semua kasus yang kami tangani, tidak semua korban bersedia kasusnya ditangani. Dari ratusan kasus kekerasan seksual yang kami tangani hanya sampai pada tahap konsultasi dan untuk ditindak lanjuti mereka tidak bersedia. Jadi kami arahkan ke Bimbingan dan Konseling atau Psikolog,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Festival Rakyat di Aksi Unjuk Rasa Menentang Omnibus Law

Ririn menuturkan bahwa Satgas PPKS tidak dapat memaksa korban untuk melaporkan kasusnya karena khawatir jika kasus ditindak lanjuti ketahap yang lebih serius maka akan berdampak lebih buruk bagi korban.

“Satgas PPKS tidak boleh memaksa untuk melaporkan kasusnya karena bisa jadi dengan melanjutkan kasus keranah berikutnya itu bisa menyebabkan trauma psikologis yang lebih dalam,” tuturnya

Terakhir, Ririn tetap menghargai aspirasi massa aksi sebagai bentuk dukungan terhadap pencegahan kasus kekerasan seksual, namun Ia menegaskan bahwa Satgas PPKS memiliki aturan tersendiri.

“Sah-sah saja kalian menyampaikan pendapat. Saya hargai, tetapi tetap melihat aturan kami yang berlaku.” (*)

*Reporter: Novita Febriyanti

Berita Terkait

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan
Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:05 WITA

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Berita Terbaru

Ilustrasi Jalan Kaki Menjadi Salah Satu Olahraga Ringan, (Foto: Int).

wiki

Manfaat Jalan Kaki Rutin bagi Kesehatan Tubuh

Sabtu, 25 Jul 2026 - 04:25 WITA

Ilustrasi Terkait Penyebab Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya, (Foto: AI.)

wiki

Prokrastinasi dan Langkah Bertahap Mengatasinya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:27 WITA

Ilustrasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental (Foto: Ai.)

wiki

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Bangku Kuliah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:10 WITA

Potret Badrizah Al Azhar Dosen Muda Lolos Pendanaan BRIN RIIM 2026, (Foto: Int).

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Dosen Pendidikan Geografi Lolos Pendanaan BRIN RIIM 2026

Jumat, 24 Jul 2026 - 23:50 WITA

Potret Dua Mahasiswa Tekom Meraih Empat Penghargaan yang di Raih pada PIN 2, (Foto: Ist).

Fakultas Teknik

Dua Mahasiswa Tekom Sabet Empat Penghargaan di Ajang PIN 2

Jumat, 24 Jul 2026 - 23:01 WITA