Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

PROFESI-UNM.COM – Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman, hadir sebagai narasumber dalam kuliah umum bertema ‘Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional yang Berkelanjutan’. Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Bone itu menyoroti pentingnya pembentukan mentalitas pendidik yang berjiwa besar, ikhlas, serta berorientasi pada pengabdian.

Amran, sapaannya, berpesan agar sesama saudara tidak saling menyakiti. Menurutnya, hinaan dari seseorang memiliki makna yang berbeda bagi dirinya.

Baca Juga Berita :  Libur Semester, Waktu Ideal untuk Fokus Jalani PKL dan Persiapan Karier

“Anak-anakku, jangan pernah menghina saudara terbaikmu. Jangan pernah dendam. Bahkan, yang menghina saya, aku datang dan berterima kasih karena itu guru terbaikku,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amran menyebut berbagai hal yang menurut banyak orang merugikan. Justru menjadi alasan mengapa ia berada pada posisi saat ini.

Baca Juga Berita :  [Opini] Ada yang Berantakan tapi Bukan Kamarku, Melainkan Kampusku

“Tidak mungkin aku berada pada posisi saat ini. Kalau tidak mendapatkan hinaan dan tekanan,” tuturnya.

Pria kelahiran Bone tersebut juga sempat bertanya kepada mahasiswa tentang kesediaan mereka menjadi guru. Ia menuturkan bahwa mereka harus menjadi guru terbaik.

“Jadi mahasiswa sudah siap menjadi guru? Anak-anakku, aku titip. Kamu jadilah guru terbaik di Indonesia,” ucapnya. (*)

*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar

Berita Terkait

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun
Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK
UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026
Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye
UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas
Pekan Sastra 2026 Hadirkan Lomba Esai Sastra bagi Siswa SMA Se-Sulselbar
Wisuda Periode Juni, Wisudawan Terbaik FT Raih IPK 3,98
Mahasiswi FIS-H Raih Juara 2 Lomba Poster Infografis Nasional Public Nations 2026
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:58 WITA

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Gelar Ramah Tamah, Plt Rektor Bakar Semangat Lulusan FIKK

Senin, 6 Juli 2026 - 22:16 WITA

UNM Gratiskan Jas Almamater bagi Seluruh Mahasiswa Baru Tahun 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 21:53 WITA

Kenang Solidaritas Persma Lawan Tindakan Represif di Kampus Oranye

Senin, 6 Juli 2026 - 21:33 WITA

UP BK Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Guru/Wali Kelas

Berita Terbaru

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi).

Wisuda

Wisuda Periode Juli, Lulusan Terbaik Terima Hadiah Taplus

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:49 WITA

Foto Mahasiswa Ekolibrium usai Melakukan TOT Pembukuan Keuangan Sebelum Turun ke Lapangan, (Foto:Ist.)

MP Ekolibrium

Ekolibrium FEB Siap Gelar P2M di Bulutana Malino

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:01 WITA

Potret Farida Patittingi Pada Sambutannya Wisuda Periode Juli 2026 (Foto: Dok. profesi)

Kilas Kampus

Buka Program Fast Track, Kuliah S1 dan S2 Hanya 5 Tahun

Rabu, 15 Jul 2026 - 00:58 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 23:19 WITA

Potret Plt. Rektor saat Menyampaikan Sambutan pada Wisuda Periode Juli 2026, (Foto: Dok. Profesi).

Wisuda

1.065 Lulusan, Hadiah Jutaan Jadi Sorotan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:57 WITA