PROFESI-UNM.COM – Fenomena Fear of Missing Out atau FOMO semakin marak di kalangan remaja. Kondisi ini dipicu oleh penggunaan media sosial yang intens setiap hari.
Remaja merasa khawatir tertinggal tren, informasi, atau aktivitas teman sebaya. Perasaan ini mendorong mereka terus memantau media sosial tanpa henti.
Platform digital seperti Instagram dan TikTok memperkuat rasa ingin selalu terhubung. Konten yang menampilkan gaya hidup menarik sering menimbulkan perbandingan sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, banyak remaja mengalami tekanan psikologis dan rasa tidak puas terhadap diri sendiri. Mereka cenderung merasa kurang dibandingkan dengan orang lain di media sosial.
Selain itu, FOMO juga berdampak pada kualitas tidur dan konsentrasi belajar. Remaja sering menghabiskan waktu berlebihan untuk scrolling daripada beristirahat atau belajar.
Para ahli menyarankan pentingnya pengelolaan waktu penggunaan media sosial secara bijak. Remaja perlu memahami bahwa tidak semua yang ditampilkan di internet adalah realita.
Edukasi literasi digital menjadi langkah penting untuk mengatasi fenomena ini. Dengan kesadaran yang baik, remaja dapat menggunakan teknologi secara sehat dan seimbang.(*)
*Reporter: Andi Mappasoko RD







