Antara UKT dan Uang Jajan, Cara Mahasiswa Mengelola Keuangan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mahasiswa Mengatur Keuangan, (Foto: Int.)

Ilustrasi Mahasiswa Mengatur Keuangan, (Foto: Int.)

 

PROFESI-UNM.COM – Bagi banyak mahasiswa, mengatur keuangan bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Biaya kuliah yang tinggi dan kebutuhan hidup harian, menuntut kecerdasan finansial sejak dini.

Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi beban rutin yang harus dibayarkan setiap semester. Tak jarang, mahasiswa harus mencari strategi agar uang saku tetap cukup setelah membayar UKT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa dari keluarga pas-pasan sering kali harus mengatur uang dengan sangat ketat. Mereka membagi pengeluaran untuk kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, fotokopi, hingga kuota internet.

Salah satu trik yang sering digunakan adalah membuat anggaran bulanan sederhana. Dengan mencatat pengeluaran dan pemasukan, mahasiswa bisa menghindari pengeluaran impulsif.

Baca Juga Berita :  Wisuda UNM Periode Februari, Orang Tua Ungkap Haru dan Bangga

Beberapa mahasiswa memilih untuk masak sendiri di kos agar lebih hemat. Ada pula yang berburu diskon, program makan gratis dari masjid kampus, atau mengikuti seminar demi dapat konsumsi gratis.

Tak sedikit mahasiswa yang mulai mencari penghasilan tambahan lewat kerja paruh waktu, berjualan online, atau menjadi freelancer. Meskipun melelahkan, cara ini dianggap solusi agar tidak terus bergantung pada kiriman orang tua.

Di sisi lain, godaan gaya hidup konsumtif seperti nongkrong, ngopi, atau belanja online bisa menggerus keuangan tanpa terasa. Mahasiswa perlu belajar membedakan kebutuhan dan keinginan agar uang tidak cepat habis.

Baca Juga Berita :  Pentingnya kemampuan Problem Solving di Era Modern

Menabung juga menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa dengan penghasilan terbatas. Namun, menyisihkan uang meski sedikit setiap minggu bisa berguna untuk keperluan mendadak.

Ada pula yang memanfaatkan aplikasi keuangan untuk mencatat dan merencanakan anggaran. Teknologi memberi kemudahan, tapi tetap butuhkedisiplinan agar rencana berjalan sesuai tujuan.

Mengatur keuangan bukan hanya soal bertahan hidup selama kuliah, tetapi juga membentuk kebiasaan finansial jangka panjang. Dari uang saku yang terbatas, mahasiswa belajar tentang tanggung jawab dan kemandirian.(*)

*Reporter: Muhammad Fauzan Akbar

Berita Terkait

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri
Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa
Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas
Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester
Mahasiswa Mulai Kurangi Nongkrong Lama karena Harga Makanan Naik
Mahasiswa Mulai Berburu Magang Selama Libur Semester
Mahasiswa Mulai Persiapkan Administrasi dan Portofolio Libur Semester
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:38 WITA

Mengenal UKT dan IPI, Dua Skema Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:39 WITA

Libur Semester Waktu Tepat untuk Upgrade Diri

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:35 WITA

Kerja Paruh Waktu Jadi Solusi Finansial Mahasiswa

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WITA

Mahasiswa dan Kebiasaan Begadang Menjelang Deadline Pengumpulan Tugas

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:26 WITA

Mahasiswa Manfaatkan Destinasi Wisata Populer Makassar Isi Libur Semester

Berita Terbaru

Potret Menteri Pertanian RI saat di Manado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Hinaan dan Tekanan Antar Menteri Pertanian RI ke Posisi saat Ini

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WITA