UNM Ditegur BPK karena Abaikan Tarif KKN, BEM UNM Tagih Bukti

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2018 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEM UNM saat jumpa Pers Tolak Penetapan KKN Berbayar. (Foto: Wahyudin-Profesi)

PROFESI-UNM.COM – Dalam konferensi pers yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) terkait penetapan tarif Kuliah Kerja Nyata (KKN) siang tadi (29/1) di Taman Sulapa Appa Fakultas Psikologi (FPsi) UNM, BEM UNM menagih bukti teguran yang dilayangkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada UNM.

Sebelumnya, Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam kepada Reporter Profesi (25/1) mengatakan bahwa adanya kerugian sebesar 4 Miliar Rupiah akibat mengabaikan aturan tarif KKN hingga adanya teguran dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dan BPK RI.

Baca Juga Berita :  Syarifuddin Dollah Resmi Buka Pekan Sastra HMPS Sasindo

Presiden BEM UNM, Mudabbir mengatakan, pihaknya ingin melihat bukti bahwa pihak universitas memang mendapat teguran dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini yang tidak kami dapatkan bahwasanya ada teguran tertulis dari BPK, tidak ada ini cuman dalihnya pihak universitas bahwa ada teguran dari BPK,” katanya saat jumpa pers.

Lanjut, ia pun menyayangkan sikap birokrasi kampus yang tidak melibatkan mahasiswa. Padahal menurutnya, dialog bersama BEM UNM sbeagai representatif mahasiswa harusnya dilakukan lebih dulu.

Baca Juga Berita :  ASM gelar Praktikum SMA dan SMP

“Itu yg sebenarnya kami harap posisi Lembaga Kemahasiswaan (LK) kan sebagai representatif mahasiswa kebijakan yang ditujukan mahasiswa seharusnya melibatkan dulu LK minimal sebagai pertimbangan tersendiri sebagai pengambilan keputusan tersebut agar kebijakan tersebut betul-betul bisa kita sepahamkan dulu sebelum di keluarkan itu yang tidak pernah terjadi di UNM,” keluhnya. (*)

*Reporter: Muh. Sauki Maulana/Editor: Nurulcha

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
Parkiran Basement FEB UNM Kembali Digunakan, Perbaikan Masih Berlanjut
Panitia Seleksi Satgas PPK UNM Minta Fakultas Usulkan Dua Mahasiswa
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Lolos Beasiswa DAAD di Düsseldorf, Jerman
Raih 3 Penghargaan pada Kompetisi Nusantara Creative Competition 3
Tim Robotron Tunjukkan Inovasi Robotika di ELCCO 2026 Bali
Mahasiswa Matematika FMIPA Rayakan Kebersamaan melalui INVE25 SIMETRIA
Petik BK 2026, Ajang Kompetisi Mahasiswa BK Nasional

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Jumat, 17 April 2026 - 12:26 WITA

Parkiran Basement FEB UNM Kembali Digunakan, Perbaikan Masih Berlanjut

Selasa, 14 April 2026 - 22:43 WITA

Panitia Seleksi Satgas PPK UNM Minta Fakultas Usulkan Dua Mahasiswa

Minggu, 12 April 2026 - 22:28 WITA

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Lolos Beasiswa DAAD di Düsseldorf, Jerman

Minggu, 12 April 2026 - 22:24 WITA

Raih 3 Penghargaan pada Kompetisi Nusantara Creative Competition 3

Berita Terbaru

Potret Universitas Negeri Makassar, (Foto: Int.)

Perguruan Tinggi Negeri

Tips dan Strategi untuk Lulus di Universitas Negeri Makassar

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:35 WITA

Potret Beberapa Obat Obatan, (Foto: Int.)

wiki

Obat-Obatan Wajib yang Perlu Dimiliki Anak Kos

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:29 WITA