Tuntut Omnibus Law Dicabut, Rizki: Cipta Kerja Tidak Sesuai dengan Nama

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2020 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Gerak Rakyat Makassar (Geram) kembali melakukan aksi penolakan atas disahkannya Undang-undang Cipta Kerja dan Omnibus Law.Aksi ini berlangsung di Jalan A.P Pettarani. Konsorsium Pembangunan Agraria (KPA), Rizki Angriana menyebut menuntut agar Omnibus Law segera dicabut. Jumat, (16/10).

Rizki juga mengungkapkan untuk tidak percaya dengan UU Cipta Kerja. Meski namanya adalah ‘Cipta kerja’ tetapi sesungguhnya itu adalah ilusi dan tidak akan menciptakan apapun.

Baca Juga Berita :  Tanggapi Aksi FPR Sulsel, Polda Sulsel: Akan Dilakukan Proses Pembuktian di Peradilan

“Bayangkan 79 UU digabung, dihilangkan, dipermudah atas nama investasi. Meski namanya cipta kerja tetapi sesungguhnya dia tidak menciptakan apapun,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rizki juga menjelaskan tentang ancaman yang muncul dari UU Omnibus Law. Tak main-main, dampak dari UU tersebut menyasar semua klaster, bahkan pendidikan sekalipun.

Baca Juga Berita :  Long March UNM Blokade Jalan Pettarani

“Kami dari Geram menuntut pembatalan secara keseluruhan karena bicara soal Omnibus Law berarti bicara soal ancaman semua klaster, apakah dia tenaga kerja, petani, apakah dia lingkungan hidup. Jadi dia tidak terpisahkan,” jelasnya. (*)

*Reporter: Muh. Zauki Maulana

Berita Terkait

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan
Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:05 WITA

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Berita Terbaru

Ilustrasi mahasiswa yang sedang mencari kos, (Foto: AI.)

Berita Wiki

Tips Memilih Kos yang Nyaman bagi Mahasiswa Baru

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:15 WITA

Potret Wakil Rektor 1 dalam Sambutannya, (Foto: Nurul Aenun Mardia)

Akademik

UNM Buka Program Fast Track, Dukung Percepatan Studi Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 - 23:01 WITA

Potret Hery Andika Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Pendidikan (Foto: Ist.)

Fakultas Ilmu Pendidikan

Langkah Konsisten Menuju Predikat Wisudawan Terbaik FIP

Jumat, 17 Jul 2026 - 16:50 WITA