Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Massa Aliansi Mahasiswa Berlawan Menyampaikan Pernyataan Sikap dalam Aksi Demonstrasi di Fly Over Makassar, (Foto: Rosdiana)

Potret Massa Aliansi Mahasiswa Berlawan Menyampaikan Pernyataan Sikap dalam Aksi Demonstrasi di Fly Over Makassar, (Foto: Rosdiana)

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Mahasiswa Berlawan menggelar aksi demonstrasi dengan tema “Rakyat Indonesia Dilanda Krisis: Bangun Kekuatan Rakyat, Lawan Rezim Militerisme Prabowo-Gibran”. Kegiatan tersebut berlangsung di Fly Over Makassar, Selasa (23/6).

Jenderal Lapangan Aliansi Mahasiswa Berlawan, Anreyza Yusri, mengatakan aksi tersebut berangkat dari kondisi masyarakat yang mereka nilai tengah menghadapi berbagai persoalan nasional.

“Hari ini kami melihat rakyat Indonesia dilanda krisis. Oleh karena itu, kami hadir untuk membangun kekuatan rakyat dalam melawan rezim militerisme Prabowo-Gibran,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa massa aksi membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Salah satunya ialah penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga Berita :  Starter Pack Mahasiswa Baru untuk Sambut Dunia Kampus 2025

“Yang pertama, kami menuntut penghapusan MBG. Program tersebut perlu melakukan evaluasi karena masih terdapat persoalan lain yang lebih mendesak untuk diselesaikan,” katanya.

Anreyza menambahkan bahwa massa aksi turut menyoroti sejumlah regulasi yang saat ini menjadi perhatian publik. Regulasi tersebut mencakup Undang-Undang Polri, Undang-Undang TNI, serta Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

“Kami juga menyoroti Undang-Undang Polri dan TNI, serta Undang-Undang Sisdiknas. Selain itu, kami menolak program strategis nasional, militerisme, dan peradilan militer yang tidak sesuai dengan semestinya,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Bootcamp Jadi Rangkaian Olympic Of Statistics 2023

Ia juga menyampaikan tuntutan terkait sektor pendidikan dan pemberantasan korupsi. Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.

“Wujudkan pendidikan gratis dan segera sahkan RUU Perampasan Aset,” ucapnya.

Anreyza menegaskan bahwa massa aksi akan terus mengawal tuntutan tersebut. Ia menilai dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor untuk mendorong perubahan kebijakan.

“Jika tuntutan ini tidak segera ditetap, maka gelombang massa Aliansi Mahasiswa Berlawan akan terus meningkat. Momentum ini harus mempersatukan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (*)

*Reporter: Rosdiana

Berita Terkait

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Berita Terbaru

Potret Foto Bersama Tim PPK Ormawa Himanika dan Pimpinan Fakultas (Foto: Int).

Fakultas Teknik

Lepas Tim PPK Ormawa, FT Dorong Mahasiswa Hadirkan Inovasi Berkelanjutan

Selasa, 23 Jun 2026 - 20:23 WITA