PROFESI-UNM.COM – Bakti Sosial (Baksos) XI Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang berlangsung sejak 27 Juli hingga 5 Agustus 2026 berjalan lancar hingga hari terakhir. Kegiatan yang berlangsung di Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan tersebut membawa tema “Merajut Kepedulian, Menggerakkan Kebersamaan Kolaborasi dalam Aksi Nyata sebagai Perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi”,(5/8).
Ketua Panitia Egy Saputra mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana sejak awal hingga akhir, berbagai program yang telah panitia susun juga dapat terlaksana dengan baik.
“Alhamdulillah kegiatannya berjalan dengan lancar mulai dari hari pertama sampai akhir dan semua program yang kami rencanakan semuanya terlaksana dengan baik,” Katanya.
Salah satu program yang menjadi perhatian selama Baksos XI ialah pembenahan tempat wisata adat Ere Tallasa. Program tersebut menjadi salah satu usulan masyarakat sehingga panitia memilihnya sebagai bagian dari kegiatan pengabdian.
“Program yang paling menonjol itu di pembenahan tempat wisata adat Ere Tallasa, karena itu salah satu program yang masyarakat setempat usulkan,” Ujarnya.
Pembenahan wisata adat tersebut mencakup beberapa bagian, mulai dari kebersihan hingga penambahan fasilitas untuk menunjang kawasan wisata. Pekerjaan yang dilakukan antara lain pembersihan kolam, pembuatan pagar wisata, gapura, serta papan wisata.
“Kalau terkait pembenahannya itu pembersihan kolam, pembuatan pagar wisata, gapura, sama papan wisatanya,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat selama pelaksanaan Baksos XI. Menurut panitia, warga turut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan, mulai dari bidang pendidikan, olahraga, keagamaan, hingga pekerjaan umum.
“Alhamdulillah, respons masyarakat terhadap pelaksanaan Bakti Sosial XI sangat positif. Sejak awal kegiatan, masyarakat menyambut kami dengan hangat dan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap program yang kami laksanakan,” ungkapnya.
Akses dan Jaringan Terbatas
Meski seluruh rangkaian berjalan lancar, panitia tetap menghadapi kendala selama berada di lokasi. Keterbatasan akses menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi selama kegiatan berlangsung.
“Kendalanya itu tidak ada pasar dan akses jaringan yang minim,” tuturnya
Usai seluruh rangkaian Baksos XI berakhir, panitia berharap kegiatan serupa tetap berlanjut pada periode berikutnya.
“Harapan saya semoga ini bukan Baksos terakhir dan semoga terus berlanjut untuk periode selanjutnya,” tutupnya.(*)
*Reporter: Muh Fachri Akbar D








