Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Suasana Dialog Massa Aksi Demonstrasi dengan Perwakilan Fraksi Partai Politik di depan Gedung DPRD Sulsel, (Foto: Florencya Alnisa Christin)

Foto Suasana Dialog Massa Aksi Demonstrasi dengan Perwakilan Fraksi Partai Politik di depan Gedung DPRD Sulsel, (Foto: Florencya Alnisa Christin)

PROFESI-UNM.COM – Aliansi Lintas Kampus Makassar usai gelar aksi turun ke jalan dengan seruan ‘Indonesia Sekarat di Tangan Prabowo Gibran’. Aksi berlangsung di Flyover dan berlabuh di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, pada Selasa, (30/6).

Massa aksi terdiri dari 7 kampus berbeda yakni, BEM UNM, STIEM Bongaya, FH UMI, Cokroaminoto, ITEKES, UNISMUH dan PNUP. Masing-masing perwakilan kampus turut berdialog bersama perwakilan fraksi partai politik Sulsel.

Salah satu orator dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Universitas Negeri Makassar (UNM) menyoroti ketidaktransparan mekanisme birokrasi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat hingga ke pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika teman-teman tau mekanisme pengajuan aspirasi itu mulai dari surat tuntutan setelah itu rapat, kemudian barulah suara itu dikirim ke pusat. Tapi teman-teman sampai kapan kita akan percaya dengan mekanisme birokrasi itu, apa yang bisa menjadi jaminan kita bahwa suara kita bisa sampai ke pusat,” sorak Thamrin.

Baca Juga Berita :  Hujan Batu dan Tembakan Gas Air Mata Jadi Penutup Demonstrasi Mahasiswa di DPRD Sulsel

Mahasiswa Gelar Aksi Turun ke Jalan dengan Seruan ‘Indonesia Sekarat di Tangan Prabowo Gibran’

Sambung orasi, salah seorang orator dari BEM Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menuntut suara mereka tiba ke pusat. Ia mencela, jika DPRD tidak mampu memproses aspirasi itu, maka mereka meminta agar massa aksi dapat berlabuh di Senayan menyuarakan tuntutan rakyat.

“Jika DPRD tidak bisa mengurus permintaan kami, kirimkan kami ke Senayan,” tegasnya.

Saat dialog berlangsung, terdapat 7 perwakilan fraksi partai politik yang turun berhadapan dengan massa aksi. Seperti, Partai Gerindra, Harapan, Golkar, PKS, Nasdem, PKS dan PKB.

Ustad Khalis perwakilan ketua Fraksi PKS meminta agar massa aksi mampu menyerakan aspirasinya dan

“Kalau adik-adik percayakan aspirasinya kepada kami, Insya Allah kami mengupayakan akan amanah menyampaikan aspirasi adik-adik,” tekannya.

Baca Juga Berita :  Langkah Sederhana Merawat Diri

Sambung fraksi dari partai Nasdem mengonfirmasi pihak DPRD telah mengirim surat tuntutan dari beberapa aksi yang telah berlangsung ke pusat. Meskipun demikian, massa aksi tetap meminta transpanrasi dan enggan membuka tuntutan saat aksi kemarin.

“Jika teman-teman meminta independensi kami, surat aspirasi sudah kami kirim ke pusat kemarin. Itulah bentuk independensi kami,” jelasnya.

Dalam pernyataan sikap, aliasi lintas kampus mengecam akan turun dengan massa aksi yang lebih luas. Selain itu, mereka menuntut Ketua DPRD Sulsel, wakil-wakilnya dan seluruh Ketua Fraksi turut hadir berdialog dengan massa aksi.

“Jika DPRD Sulsel kembali mengabaikan aspirasi publik dengan memilih absen kami akan memperluas konsolidasi dan membentuk gerakan untuk menagih tanggung jawab politik para wakil rakyat,” ucap Alam jendral lapangan Aksi. (*)

*Reporter:Florencya Alnisa Christin

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi
UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK
Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional
Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:05 WITA

Tak Percaya Mekanisme DPRD, Mahasiswa Pilih Simpan Tuntutan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Suarakan Berbagai Tuntutan dalam Aksi Demonstrasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:04 WITA

UPT Keamanan UNM Sisir Kampus 1 Gunung Sari Cari Dugaan OTK

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:39 WITA

Aliansi Mahasiswa Berlawan Gelar Aksi Soroti Berbagai Persoalan Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:14 WITA

Aliansi Mahasiswa Soroti Program MBG, Nilai Kebijakan Belum Menjawab Kebutuhan

Berita Terbaru

Foto Anggota Tim bersama Dosen Pembimbing Peraih Gold Award IICE 2026, (Foto: Ist.)

Info Akademik

Mahasiswa UNM Raih Gold Award IICE 2026 Lewat Inovasi GEOCULTURE-AR

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:39 WITA

Potret Dekan FEB UNM, Basri Bado, (Foto: Int.)

Kilas Kampus

Jelang Pemilihan Rektor, Dekan FEB Tekankan Pembenahan Sarana dan SDM

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:32 WITA

Potret Kokotika Salah Satu Media Pembelajaran FMIPA dalam Pameran, (Foto: Muhammad Syarief)

Kilas Kampus

Pamerkan Alat Peraga Kreatif, FMIPA Ubah Paradigma Belajar Matematika

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:26 WITA

Potret Stand Pameran Pendidikan FT di Dies Natalis ke-65 UNM, (Foto: Nur Hafizhah)

Fakultas Teknik

Usung Teknologi Tepat Guna, FT Tampilkan Berbagai Karya Inovatif

Selasa, 21 Jul 2026 - 12:24 WITA