Hima AP FIP Sebut Pemerintah Ambil Kesempatan dalam Kesempitan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2020 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFESI-UNM.COM – Menanggapi pengesahan Omnibus Law dan UU Cipta Kerja yang disahkan oleh Pemerintah, Ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) Administrasi Pendidikan (AP) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam BEM FIP UNM mengatakan, pemerintah terlalu terburu-buru dalam mengesahkan Omnibus Law, menurutnya pemerintah seharusnya fokus terhadap penanganan Covid-19.

“Menurut saya pengesahan Omnibus Law mungkin Pemerintah terlalu terburu-buru, seharusnya pemerintah fokus terhadap penanganan Covid-19, sekarang kan kita dilanda krisis ekonomi dan berbagai masalah tapi pemerintah masih membahas masalah ini”,kata Amin Rais Ketua Hima A FIP UNM.

Baca Juga Berita :  Ini Tips Jadi Mawapres UNM ala Algha Sanjaya

Kemudian, Dia juga menambahkan agar RUU Omnibus Law ini tidak disahkan karena menurutnya pemerintah tidak menepati janji dan banyak terdapat masalah didalamnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tambahnya, Dia juga mengira pemerintah takut dan memanfaatkan situasi pandemi untuk mengambil kesempatan dalam kesempitan

Baca Juga Berita :  MPAS Maestro Bangun Intelektual Fisik Melalui Diksar Outdoor

“Semoga RUU Omnibus Law ini tidak disahkan atau dibatalkan pengesahannya, karena janjinya tanggal 8 kenapa menjadi tanggal 5, di situ kita bisa lihat ada masalah didalamnya, mungkin pemerintah takut jika dimasa tidak pandemi lagi banyak ormas yang akan turun, jadi pemerintah mengambil kesempatan dalam kesempitan,” tambahnya.

*Reporter: Muh. Ilham Raihan

Berita Terkait

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman
[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WITA

Mahasiswa Bahasa Jerman 2024 Jadi Mawapres Berkat Keluar dari Zona Nyaman

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Rabu, 1 April 2026 - 21:50 WITA

Mahasiswa Semester Dua JTIK Raih Juara Satu Pilmapres Fakultas Teknik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Berita Terbaru

Potret Tim MP Ekolibrium Feb UNM setelah Meraih Prestasi Pada Ajang LEC 2026,(Foto:Ist.)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

MP Ekolibrium FEB Raih Prestasi di Lombok Essay Competition 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:02 WITA

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen Program Studi D4 Tata Boga FT UNM, (Foto: Ratna Wulandari)

Fakultas Teknik

Cipta Karya Boga Hadirkan Kolaborasi Mahasiswa, Industri, dan Sekolah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WITA

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA