PROFESI-UNM.COM – Memasuki musim hujan, kasus flu dan pilek kembali meningkat di kalangan mahasiswa. Aktivitas yang padat dan cuaca yang berubah-ubah membuat kondisi tubuh lebih rentan terserang penyakit, terutama gejala ringan seperti hidung tersumbat, bersin, dan demam.
Flu memang termasuk penyakit ringan, tetapi jika dibiarkan dapat mengganggu konsentrasi belajar. Banyak mahasiswa mengeluhkan sulit fokus di kelas ataupun saat mengerjakan tugas ketika kondisi tubuh sedang tidak fit.
Salah satu cara sederhana untuk meredakan pilek tanpa obat khusus adalah dengan memberikan tubuh waktu istirahat yang cukup. Istirahat yang berkualitas membantu sistem imun bekerja lebih efektif dalam melawan virus penyebab flu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, memperbanyak minum air putih sangat disarankan. Cairan membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membuat lendir lebih mudah keluar sehingga pernapasan terasa lebih lega.
Konsumsi makanan atau minuman hangat seperti sup ayam dan teh jahe juga terbukti membantu meredakan gejala. Sup ayam memberi efek hangat yang nyaman, sedangkan jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat meredakan tenggorokan gatal.
Madu dapat menjadi pilihan tambahan untuk mengurangi batuk ringan yang sering menyertai pilek. Para ahli kesehatan juga menganjurkan meningkatkan asupan vitamin C, baik dari buah-buahan maupun suplemen, untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Untuk membuat waktu istirahat lebih nyaman, penggunaan humidifier dapat membantu menjaga kelembapan udara. Uap lembap ini bermanfaat mengurangi iritasi pada hidung sekaligus mempercepat proses pemulihan.
Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi tingginya kasus flu di musim hujan dan tetap menjaga kesehatan agar kegiatan akademik tidak terganggu. (*)
*Reporter: Eka Septi Iranti







