PROFESI-UNM.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (Himanis) Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) ukir prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui program “Kampus Kopi: Pemberdayaan Pemuda Melalui Wisata Edukasi Berbasis Kekayaan Intelektual Komunal.”
Ketua tim, Arief Ramadhan, mahasiswa Administrasi Bisnis asal Makassar, menjelaskan bahwa tema besar yang mereka angkat berfokus pada pengembangan potensi kopi Desa Arabika sebagai wisata edukasi berbasis kearifan lokal yang dikelola oleh pemuda desa. Menurutnya, program tersebut menggabungkan pendidikan, pemberdayaan pemuda, serta pelestarian pengetahuan lokal.
“Tema besarnya mengembangkan potensi kopi Desa Arabika menjadi wisata edukasi yang dikelola oleh pemuda, sambil mengangkat kearifan lokal dan memberdayakan masyarakat setempat. Program ini menggabungkan pendidikan, pemberdayaan, dan pelestarian pengetahuan lokal sehingga mengantarkan tim pada prestasi nasional,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam menjalankan program, Arief mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya persoalan teknis, melainkan bagaimana memahami dinamika masyarakat setempat. Ia menyebut keterbatasan data, literasi pemuda, hingga kondisi lapangan menjadi proses belajar yang berarti.
“Tantangan terbesar kami bukan sekadar teknis, tetapi bagaimana memahami kebutuhan dan dinamika masyarakat. Namun justru dari situlah makna pengabdian terasa. Yang membuat semuanya ringan adalah kehangatan masyarakat dan semangat pemuda Desa Arabika,” tuturnya.
Dengan demikian, saat mendengar kabar bahwa tim berhasil meraih terbaik satu kategori Tim Pelaksana dengan daya juang paling inspiratif, Arief mengaku sangat terharu dan bersyukur.
“Saat nama tim diumumkan, rasanya seperti semua usaha terbayar. Kami terharu, bangga, bahkan sempat tidak percaya. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras dengan hati tidak pernah sia-sia,” syukurnya.
Lebih lanjut, ia juga menuturkan bahwa dukungan dosen pembimbing dan kampus berperan besar dalam keberhasilan mereka.
“Dukungan dosen dan kampus bagi kami bukan hanya arahan, tetapi kekuatan. Mereka hadir membimbing, menguatkan, dan membuka jalan saat kami hampir menyerah,” tambahnya.
Terakhir, Arief berharap agar program Kampus Kopi dapat terus berkembang dan tidak berhenti sebagai sekadar prestasi. Pihaknya berencana memperluas dampak, menambah program pemberdayaan, serta membuka kolaborasi yang lebih luas.
“Kami ingin Kampus Kopi terus menjadi gerakan yang hidup, memberi dampak lebih luas, dan menjadi wadah bagi pemuda untuk berkarya dan membangun daerahnya,” harapnya.
Tim PPK Ormawa Himanis FIS-H UNM sendiri dibentuk melalui seleksi internal organisasi. Beberapa anggotanya sudah pernah bekerja bersama, namun tim ini dibentuk khusus untuk program Kampus Kopi.
Dalam pelaksanaannya, tim memiliki struktur organisasi lengkap seperti ketua, sekretaris, bendahara, serta divisi-divisi seperti Public Relation, Marketing, Logistik, dan Media Kreatif. Struktur ini membuat setiap kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. (*)
*Reporter : Ade Kurniawan/Editor: Hafid Budiawan







