PROFESI-UNM.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Seleksi Internal untuk ajang National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), sebagai langkah awal menjaring mahasiswa terbaik untuk mewakili fakultas pada kompetisi debat tingkat universitas maupun nasional, kegiatan ini bertempat di lingkungan FEB UNM, Rabu (29/4).
Seleksi internal tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, public speaking, serta penguasaan isu-isu aktual yang sering menjadi tema dalam perlombaan debat.
Muhammad Hasan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNM, mengatakan kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan pembelajaran bagi mahasiswa, khususnya peserta semester awal. Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan regenerasi delegasi FEB UNM pada ajang debat di masa mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan pernah berkecil hati jika belum menjadi pemenang. Kegiatan ini adalah ajang belajar, silaturahmi, dan langkah awal untuk menjadi penerus FEB UNM di kompetisi seperti ini,” ujarnya.
Prestasi FEB di Kancah Nasional
Ia juga menegaskan bahwa meski aktivitas debat di FEB UNM masih tergolong baru, mahasiswa fakultas ini telah menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Menurutnya, capaian itu membuktikan bahwa FEB memiliki banyak talenta yang mampu bersaing dengan fakultas lain.
“Perwakilan UNM sebelumnya berhasil meraih predikat Pembicara Terbaik Kategori Pertama, dan itu berasal dari FEB UNM. Ini membuktikan bahwa kita punya potensi besar,” katanya.
Melalui kegiatan ini, pihak fakultas berharap peserta meningkatkan kualitas argumentasi, kerja sama tim, dan daya saing dalam bidang akademik nonformal. Hasan juga menyatakan pihak fakultas siap mendorong kegiatan debat secara berkelanjutan melalui dukungan moral maupun fasilitas.
“Kepada tim dewan juri, saya berharap menilai secara objektif dan profesional. Saya tidak memiliki jagoan tertentu, karena yang ingin kita lihat hari ini ialah kemampuan terbaik dari seluruh peserta. Selain itu, saya berharap para pemenang nantinya menerima sertifikat. Sertifikat prestasi sangat penting, karena menjadi nilai tambah bagi mahasiswa. Misalnya saat mendaftar beasiswa seperti Bank Indonesia maupun program lainnya,” harapnya. (*)
*Reporter: Muhammad Nasruddin







