Soroti Kasus Kekerasan Aparat, Mahasiswa Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya Polri

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Mahasiswa Membentangkan Spanduk Berisi Tuntutan Saat Aksi Demonstrasi. (Foto: Winda Pratiwi Agus Tina)

Potret Mahasiswa Membentangkan Spanduk Berisi Tuntutan Saat Aksi Demonstrasi. (Foto: Winda Pratiwi Agus Tina)

PROFESI-UNM.COM – Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam gerakan UNM Bergerak menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap berbagai kasus kekerasan yang melibatkan aparat penegak hukum, Kamis (5/3).

Sembilan elemen mahasiswa yang dikenal sebagai 9 Mata Orange ikuti aksi tersebut. Beberapa di antaranya berasal dari BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), BEM Fakultas Teknik (FT), BEM Fakultas Seni dan Desain (FSD), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), BEM Fakultas Psikologi, BEM Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), serta beberapa fakultas lain di UNM yang turut bergabung dalam gerakan UNM Bergerak.

Massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya percepatan reformasi kepolisian serta evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri. Isu tersebut sebagai respon mahasiswa terhadap berbagai kasus yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Jenderal Lapangan, S. Muammar Qadhafi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk respon mahasiswa terhadap situasi yang terjadi saat ini.

“Aksi hari ini merupakan respon cepat dari keresahan mahasiswa terhadap berbagai kasus yang melibatkan aparat keamanan. Kami melihat bagaimana instansi seharusnya memberikan rasa aman justru dalam beberapa kasus merenggut keamanan itu sendiri. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut semakin menurun akibatnya,” ujarnya.

Soroti Kasus Kekerasan Aparat

Ia juga menyoroti sejumlah kasus, seperti kasus Arianto Tawakal, pelajar yang meninggal di Tual, kasus Bertrand Eka Prasetyo, pemuda yang tewas akibat tertembak anggota polisi di kawasan Jalan Toddopuli Raya, Kota Makassar. Selain itu, mahasiswa juga menyinggung peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Panakkukang, Kota Makassar.

Baca Juga Berita :  Sejumlah Mahasiswa Baru UNM Mengaku Belum Terima Almamater Setelah Satu Bulan Kuliah

Menurut Qadhafi, melalui aksi tersebut mahasiswa ingin menyampaikan bahwa reformasi di tubuh kepolisian perlu segera terlaksana secara menyeluruh.

“Kami mendesak percepatan reformasi Polri dan evaluasi total terhadap institusi kepolisian, mulai dari proses rekrutmen hingga kultur yang ada di dalamnya. Kepolisian seharusnya menjadi pengayom masyarakat sebagaimana amanat dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002,” jelasnya.

Ia juga menilai selama ini pelanggaran yang terjadi di institusi kepolisian kerap sebagai tindakan oknum sehingga institusi tidak bertanggung jawab secara menyeluruh.

“Kami tidak ingin setiap pelanggaran selalu sebagai ulah oknum. Institusi harus berani bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap problem yang ada di dalam tubuhnya,” tegasnya.(*)

*Reporter: Nurul Aenun Mardia

Berita Terkait

BEM FIS-H Buka Pendaftaran Latihan Kepemimpinan II, Siapkan Kader Berpikir Kritis dan Berintegritas
Suarakan Reformasi Jilid 2, BEM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Menara Pinisi
Maperwa Tegaskan Pemberhentian Presiden BEM UNM Bukan Keputusan Politis
Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat
Plt Presiden BEM Sampaikan Permintaan Maaf Atas Nama Rakyat Indonesia
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Presiden BEM FEB Terpilih, Siap Kawal Isu Mahasiswa dan Kaum Termarginalkan
Ketua Umum Terpilih BEM FT UNM Tekankan Budaya Diskusi dan Literasi
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:59 WITA

BEM FIS-H Buka Pendaftaran Latihan Kepemimpinan II, Siapkan Kader Berpikir Kritis dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:59 WITA

Suarakan Reformasi Jilid 2, BEM Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Menara Pinisi

Kamis, 16 April 2026 - 23:04 WITA

Maperwa Tegaskan Pemberhentian Presiden BEM UNM Bukan Keputusan Politis

Selasa, 7 April 2026 - 09:25 WITA

Aksi Serentak, Desak Pengusutan Kasus Kekerasan Aparat

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WITA

Plt Presiden BEM Sampaikan Permintaan Maaf Atas Nama Rakyat Indonesia

Berita Terbaru

Potret Dekan Fakultas Teknik, Jamaludin, memberikan Sambutan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT UNM Lepas 135 Wisudawan, 80 Raih Predikat Cumlaude

Senin, 13 Jul 2026 - 14:52 WITA

Pamflet Pendaftaran Sayembara Karya 2025, (Foto:Ist)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Genesis 25 FBS Buka Sayembara Karya Jelang Inaugurasi Angkatan

Minggu, 12 Jul 2026 - 23:14 WITA

Pamflet Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026 Gelombang 2 FBS UNM, (Foto:Int)

Fakultas Bahasa dan Sastra

Kouta Terbatas! Fakultas Bahasa dan Sastra Buka Seleksi Jalur Mandiri Gelombang Dua

Minggu, 12 Jul 2026 - 22:52 WITA