PROFESI-UNM.COM – Tim pengembang Public Smart Dispenser Universitas Negeri Makassar (UNM) terus mengembangkan inovasi tersebut. Pengembangan terbaru menghadirkan berbagai fitur digital yang mendukung aktivitas sivitas akademika.
Pengembang Public Smart Dispenser, Jumadi Mabe Parenreng, mengatakan inovasi ini tetap berfokus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kampus. Menurutnya, dispenser publik mendorong sivitas akademika membawa tumbler sendiri.
“Tujuan utamanya mengurangi sampah plastik di UNM. Kami ingin mengedukasi warga kampus agar membawa tumbler dan tidak lagi membeli air kemasan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan Public Smart Dispenser kini tidak hanya menyediakan air minum. Alat tersebut juga menghadirkan fitur presensi, photo booth, dan digital banner.
“Kami lengkapi dengan fitur presensi, photo booth, dan nanti akan terintegrasi dengan aplikasi lainnya. Saat tidak digunakan, layarnya berubah menjadi digital banner,” jelasnya.
Jumadi berharap setiap fakultas dapat mengadopsi inovasi tersebut. Menurutnya, penyebaran unit di berbagai lokasi akan memperluas edukasi sekaligus meningkatkan layanan digital kampus.
“Harapannya alat ini diadopsi fakultas-fakultas sehingga manfaatnya semakin luas. Kami juga terus mengembangkan berbagai fitur sesuai kebutuhan pengguna,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Rosdiana







