Gunakan Bahan Bakar Gas, Dosen Otomotif FT UNM Tekan Konsumsi Energi BBM

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Maret 2018 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UNM saat menggunakan perahu katinting dengan mesin berbahan bakar gas LPG 3 Kg. (Foto: Ist.)

PROFESI-UNM.COM – Terobosan Ahsan dan Sunardi dosen Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik (FT), Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam inovasi teknologi ramah lingkungan melalui bahan bakar gas berhasil menghemat konsumsi energi Bahan Bakar Minyak (BBM), langkah ini juga mampu mereduksi kadar emisi CO2 pada kendaraan.

Selain Ahsan dan Sunardi, penelitian ini turut melibatkan mahasiswa dan teknisi Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM serta masyarakat dalam pengembangannya.

Ahsan mengatakan, konversi energi ini dinamakan konverter KIT yang bertujuan agar masyarakat mulai menggunakan bahan bakar alternatif selain dari bahan bakar minyak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebenarnya kalau menggunakan gas itu lebih hemat, karena 3 kg tabung gas itu setara dengan enam liter bensin sehingga ada keuntungan dari segi finansial juga,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya, proses kerja dari inovasi ini sebenarnya tidak jauh berbeda ketika menggunakan bahan bakar minyak, akan tapi dengan melakukan modifikasi pada bagian karburator sehingga mesin dapat memanfaatkan dua jenis bahan bakar sebagai sumber energinya.

Baca Juga Berita :  HIMASERA Adakan Baksos Mural

“Di karburatornya ada yang kita modifikasi sehingga bisa menggunakan bahan bakar gas. Tapi sebenarnya dua-duanya tetap bisa dipakai. Hal itu karenakan kita sudah menyediakan pengaturan yang disebut hybrid,” tegasnya.

Selain ramah lingkungan karena mampu mereduksi kadar emisi CO2, teknologi tepat guna ini juga memiliki kelebihan hemat dari segi finansial.

Selama tidak ada kesalahan dalam proses pembuatannya, maka konverter KIT ini akan bekerja dengan baik pada mesin yang menggunakan teknologi karburator.

“Sebenarnya kalau menggunakan gas itu lebih hemat, karena 3 kg tabung gas itu setara dengan enam liter bensin. Sehingga ada keuntungan dari segi finansial juga,” ujarnya.

Ia menuturkan, pengaplikasian teknologi tepat guna ini baru diuji cobakan pada mesin yang masih menggunakan karburator.

“Mesin yang sudah memakai sistem injeksi itu belum diuji cobakan karena agak rumit memang untuk memodifikasi mesin injeksi ketimbang karburator,” tuturnya.

Baca Juga Berita :  HMO FT UNM Gelar Evaluasi Pelatihan Otomotif

Untuk tahap pengembangan selanjutnya Ahsan dan Sunardi akan melakukan penelitian serta uji coba pada sistem injeksi. “Kita akan ujikan pada kendaraan yang menggunakan sistem injektor dan tentunya itu membutuhkan penelitian yang lebih mendalam lagi,” tandasnya.

Sebenarnya bukan cuma bahan bakar gas saja yang dikembangkan, kedua dosen Pendidikan Teknik Otomotif ini juga berupaya mengembangkan limbah masyarakat menjadi sesuatu yang berguna. Misalnya saja Solar sel dari limbah tongkol jagung.

Ahsan berharap agar kedepannya masyarakat mulai menggunakan bahan bakar ramah lingkungan selain bahan bakar minyak. karena selain harganya yang mahal emisinya juga tinggi.

“Insya Allah nantinya saya juga akan membuat biogas di Jeneponto, jadi limbah ternak itu kita akan ubah menjadi biogas,” harapnya. (*)

[divider][/divider]

*Tulisan ini telah terbit di Tabloid Profesi Edisi 223

Berita Terkait

Public Smart Dispenser Dikembangkan Jadi Pusat Layanan Digital Kampus
MLBB ICE Sport 2026 Rampung, Juara Bertahan Kembali Sabet Gelar Juara 1
FT Buka Pendaftaran GEMASTIK XIX 2026
Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT
Mahasiswa FT Raih Juara II Kasau Championship 2026
Dua Mahasiswa Tekom Sabet Empat Penghargaan di Ajang PIN 2
Alat Robot Transporter JTETI UNM Tawarkan Solusi Material Handling Berbasis Robotika
Usung Teknologi Tepat Guna, FT Tampilkan Berbagai Karya Inovatif
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Public Smart Dispenser Dikembangkan Jadi Pusat Layanan Digital Kampus

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:23 WITA

MLBB ICE Sport 2026 Rampung, Juara Bertahan Kembali Sabet Gelar Juara 1

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:37 WITA

FT Buka Pendaftaran GEMASTIK XIX 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:59 WITA

Atasi Keterbatasan Lahan, Dosen Teknik Elektro Kembangkan Pertanian Perkotaan Berbasis IoT

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:43 WITA

Mahasiswa FT Raih Juara II Kasau Championship 2026

Berita Terbaru

Foto Penyerahan Palu Sidang UKM LPM Penalaran di Rumah Adat Luwu, Benteng Somba Opu, (Foto: Ist.)

LPM Penalaran UNM

LPM Penalaran Buka Ruang Kritik untuk Benahi Kepengurusan

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:33 WITA

Potret Andi Aslinda, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, (Foto: Int.)

Pilrek

Rekam Jejak Kuat, WR 1 Masuk Bursa Calon Rektor

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:15 WITA

Fakultas Ilmu Pendidikan

Dekan FIP UNM Nilai Calon Rektor Harus Punya Rekam Jejak Kepemimpinan yang Baik

Minggu, 9 Agu 2026 - 02:36 WITA