Presbem FIP UNM: Tindakan Pihak Rektorat Sangat Disayangkan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden BEM FIP UNM saat diwawancara pada aksi demonstrasi, (Foto: Farah)
Presiden BEM FIP UNM saat diwawancara pada aksi demonstrasi, (Foto: Farah)

PROFESI-UNM.COM – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menyayangkan tindakan pihak rektorat saat kejadian cekcok mahasiswa dan dosen terkait almamater. Hal ini disampaikan saat aksi demonstrasi “Tolak Segala Bentuk Komersialisasi Pendidikan” yang dilaksanakan di depan Menara Pinisi UNM pada, Kamis (11/7).

Presiden BEM FIP UNM, Faisal menyampaikan tanggapannya terkait kejadian yang dialami oleh salah satu mahasiswa PGSD FIP UNM saat mempertanyakan regulasi almamater.

Ia merasa kecewa dengan tindakan rektorat saat memberikan tanggapan persoalan kritikan almamater.

“Sejujurnya kalau saya pribadi apa yang dilakukan pihak rektorat sangat disayangkan yah karena teman-teman yang kemrin itu hanya menanyakan terkait penjelasan dan regulasi almamater dan stempel nim itu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Faisal sapaannya juga menjelaskan pada Surat Keputusan (SK) terbaru harga almamater dan harga dasi dipisah. Ia juga membandingkan kualitas almamater yang didapatkan calon mahasiswa baru 2024 tidak begitu baik kualitasnya dengan almamater mahasiswa 2023.

“Di dialog sebelumnya pak rektor mengatakan bahwa harga almamater naik karena kualitas almamater naik. Tapi ada SK terbaru memunculkan dipisah alamater 175 ribu dan dasi 75 ribu. Yang kami liat dan kami ambil sampel almamater maba 23 dan camaba 24. Dari segi kualitas pun alamamater maba 24 lebih tergolong bagus dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga Berita :  Alumnus: Database UNM Meragukan

Terakhir, Ia menyampaikan tindakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan akan tetap mengawal dan mendata mahasiswa yang masih kesulitan dalam pembelian almamater. (*)

*Reporter: Farah Fitria Ramadhani

Berita Terkait

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam
Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam
Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus
Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar
Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM
Mobil Operasional SAR UNM Rusak Imbas Bentrok Mahasiswa dan Ojol
HMI Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Pendidikan Tinggi Dicopot atas Dugaan Pelanggaran Hukum
Ketua HMI Koorkom UNM Desak Copot Mendiktisaintek
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WITA

[FOTO] Aksi Mahasiswa Tuntut Pencabutan SK Pembatasan Jam Malam

Jumat, 3 April 2026 - 01:04 WITA

Mahasiswa UNM Gelar Aksi Tolak Pembatasan Jam Malam

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:18 WITA

Amoras Desak Transparansi Kasus Penembakan dan Kekerasan di Kampus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:28 WITA

Aksi UNM Bergerak Dinilai Warga sebagai Hal Wajar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WITA

Wujudkan Reformasi Polri dan Hentikan Pelanggaran HAM

Berita Terbaru

Sesi foto bersama dalam agenda pelatihan penulisan berita dan persuratan, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

FT Gelar Pelatihan Persuratan, Dekan Singgung Target PPK Ormawa Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WITA

Potret Fachruddin Palapa saat memberikan materi, (Foto: St. Masyita Rahmi)

Fakultas Teknik

Perkuat Keterampilan Jurnalistik, FT Latih Mahasiswa Penulisan Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WITA

Foto Muh. Syekh Mikail Attahillah Ketua Formatur HMPS Pendidikan Sosiologi, (Foto: Ist.)

Formatur Ketua Umum

HMPS Pendidikan Sosiologi Tetapkan Ketua Formatur Baru di Mubes XV

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:36 WITA

Potret Pimpinan Jurusan, Prodi, dan Fakultas FISH (Foto: Int.)

Pendidikan Sejarah

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Gelar Pameran Budaya Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:04 WITA

E-TABLOID 295

Tabloid

E-TABLOID 295

Senin, 11 Mei 2026 - 23:02 WITA