PROFESI-UNM.COM – Pos Satuan Pengamanan (Satpam) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengalami penyerangan pada Rabu (23/4) dini hari sekitar pukul 03.30 WITA. Insiden ini terjadi saat penerapan sistem satu pintu untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Petugas keamanan UNM, Dahlan, mengatakan pihaknya menerapkan sistem tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama UTBK berlangsung.
“Penyerangan terjadi sekitar jam setengah empat pagi saat kami menerapkan sistem satu pintu untuk menjaga kegiatan UTBK tetap aman,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, sebagian pihak tidak menerima kebijakan tersebut hingga meluapkan ketidakpuasan dengan merusak fasilitas di pos satpam.
“Yang disayangkan kenapa pos satpam harus dirusak, meja-meja dirusak hanya karena ketidakpuasan terhadap aturan,” katanya.
Dahlan mengungkapkan, pihaknya telah menerima ancaman sebelum kejadian, namun tetap menjalankan aturan secara konsisten demi menjaga keamanan kampus.
“Kalau kita tidak tegas, kita tidak bisa menjaga keamanan dan kelancaran UTBK sesuai harapan institusi,” ungkapnya.
Pihak keamanan menduga oknum mahasiswa terlibat dalam insiden tersebut dan telah mengantongi dokumentasi sebagai bahan penelusuran. Dari kejadian tersebut tidak ada anggota keamanan yang terluka, namun sejumlah fasilitas mengalami kerusakan. (*)
*Reporter: M. Yaskhur







