PROFESI-UNM.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Farida Patittingi, menyampaikan pidato dalam kuliah umum bertema Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional yang Berkelanjutan. Kegiatan itu menghadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber, Rabu (3/6).
Farida Patittingi menyatakan bahwa capaian Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan tidak perlu diragukan. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto serta sejumlah langkah strategis yang Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman lakukan.
“Kami tidak meragukan swasembada pangan yang saat ini tercapai. Justru kami optimistis swasembada pangan dapat berkelanjutan. Tekad dan komitmen Menteri Pertanian selama ini sangat kuat. Berbagai program yang mengarah pada terwujudnya swasembada terus berjalan secara konsisten,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berpandangan bahwa Indonesia memiliki modal yang besar untuk menjadi negara yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Sebagai negara agraris dengan sumber daya lahan yang luas, berbagai potensi yang tersedia perlu terus memperoleh optimalisasi guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ke depan, program-program yang berjalan akan semakin baik. Indonesia adalah negara agraris yang memiliki potensi besar. Lahan-lahan yang ada harus terus memperoleh optimalisasi sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan menjaga keberlanjutan swasembada,” katanya.
Farida, sapaannya, turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang menurutnya telah bekerja secara maksimal sebagai sektor utama pembangunan pertanian nasional. Berbagai terobosan yang terlaksana dinilai mampu mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan Indonesia.
“Kami sangat mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional. Kementerian Pertanian sebagai leading sector patut memperoleh apresiasi karena telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam merealisasikan swasembada pangan,” tuturnya.
Farida mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam penguatan sektor pertanian nasional. Menurutnya, UNM akan terus mendukung berbagai program pemerintah melalui penelitian, inovasi, pendampingan teknologi, serta kerja sama yang berorientasi pada peningkatan produksi pangan.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan pertanian. Karena itu, UNM siap terus berkolaborasi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Ratna Wulandari







