PROFESI-UNM.COM – Pada kuliah umum yang bertempat di Universitas Negeri Makassar. Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), turut menanggapi kericuhan terkait film Pesta Babi, Rabu (3/6).
Amran, sapaannya, menjelaskan bahwa saat terjadi kericuhan karena film tersebut. Ia mengundang 118 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia.
“Kemarin ada ribut-ribut karena film Pesta Babi. Saya undang akhirnya 118 BEM se-Indonesia,” jelasnya.
Pria kelahiran Bone itu bahkan mengajak diskusi. Bersamaan dengan itu, ia menuturkan kalau dirinya kalah akan bersama-sama dengan mahasiswa menghadap presiden.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pria kelahiran Bone itu bahkan mengajak diskusi. Bersamaan dengan itu, ia menuturkan kalau dirinya kalah akan bersama-sama dengan mahasiswa menghadap presiden.
“Ayo kita diskusi, kalau saya salah menjalankan amanah. Kamu gantikan saya, kita menghadap presiden,” tuturnya.
Amran juga mendapatkan imbauan untuk tidak melaksanakan hal tersebut karena berbahaya. Akan tetapi, ia justru mempertanyakan atas dasar apa hal itu berbahaya.
“Pak Menteri bahaya, apa bahaya?. Kecuali kalo aku korupsi, tapi aku berjuang mati-matian sampai sakit demi generasi muda supaya RI berjaya ke depan. Bukan untuk saya, menteri paling 5 tahun. Jabatan itu daki,” pungkasnya. (*)
*Reporter: Putri Salsabila







