PROFESI-UNM.COM – Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Study Club Raudhatun Ni’mah (SCRN) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Sinergi Pendidikan Islami, Ruhiyah, Ilmiah, dan Tarbiyah (SPIRIT). dengan tema “Revive Your Faith: Akhlak Yes, Prestasi The Best.” Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall FIP UNM, Senin (02/11).
Kegiatan SPIRIT menjadi salah satu program pembinaan unggulan LDF SCRN yang bertujuan menghadirkan ruang bagi mahasiswa muslim dalam memperkuat nilai keislaman, keilmuan, dan spiritualitas di lingkungan kampus.
Ketua Panitia, Adrawan Maulana Muaqram, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya konkret LDF SCRN FIP UNM untuk membangun keseimbangan antara spiritualitas dan prestasi akademik para mahasiswa muslim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi kegiatan SPIRIT ini merupakan upaya LDF SCRN untuk menghadirkan wadah pembinaan yang mengintegrasikan nilai pendidikan Islami, penguatan ruhiyah, pengembangan keilmuan, dan semangat tarbiyah di kalangan mahasiswa muslim,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan filosofi di balik akronim SPIRIT yang memiliki makna mendalam dan relevan dengan kondisi mahasiswa yang disibukkan oleh berbagai kegiatan akademik, organisasi, maupun pergaulan, yang pada akhirnya membuat kualitas ibadah mereka menurun.
“SPIRIT ini berangkat dari berbagai problematika yang dihadapi mahasiswa FIP UNM, di mana hal ini menjadi tantangan besar dalam menjaga kualitas ibadah. Tidak sedikit mahasiswa yang disibukkan oleh berbagai kegiatan akademik, organisasi, maupun pergaulan yang membuat mereka lalai dari kewajibannya sebagai umat muslim,” jelasnya.
Melihat realita tersebut, ia menambahkan bahwa SPIRIT dihadirkan sebagai langkah pembinaan yang mampu menumbuhkan kesadaran spiritual sekaligus mendukung pengembangan prestasi mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mewadahi teman-teman dalam kegiatan yang mampu menjadi pemantik kesadaran spiritual dan menghidupkan kembali semangat ibadahnya sembari tetap mempertahankan prestasi akademiknya,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, ia berharap SPIRIT dapat menjadi solusi agar mahasiswa mampu menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat. Dengan keseimbangan ini, mahasiswa diharapkan tetap berprestasi tanpa melalaikan kewajiban spiritual mereka.
“Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan solusi agar mahasiswa dapat menyeimbangkan kepentingan dunia dan akhiratnya,” tutupnya. (*)
*Reporter: Hafid Budiawan







